Pemilik TI Diminta Timbun Lubang Camui di Belakang Rumah Warga

Asri harus menimbun kembali lubang yang berada masing-masing di belakang rumah warga di RT 01 Dusun Tannjungratu.

Pemilik TI Diminta Timbun Lubang Camui di Belakang Rumah Warga
Bangkapos.com/Feri Laskari
Polsek Sungailiat menghentikan aktivitas tambang inkonvensional (TI) dekat pemukiman warga di RT 01 Dusun Tanjungratu Desa Rebo Sungailiat Bangka, Selasa (24/1/2017). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Polsek Sungailiat menghentikan aktivitas tambang inkonvensional (TI) dekat pemukiman warga di RT 01 Dusun Tanjungratu Desa Rebo Sungailiat Bangka, Selasa (24/1/2017).

Pemilik tambang, Asri alias Amer (38),diminta meratakan lubang yang dia gali, karena membahayakan.

Razia dipimpin oleh Kapolsek Sungailiat AKP Syamsul BG, menyertakan anggota dan aparat dusun setempat.

Asri alias Amer (38) si pemilik TI, dipanggil dan diminta membuat surat perjanjian.

Asri harus menimbun kembali lubang yang berada masing-masing di belakang rumah Holidi, rumah Saimi, rumah Sudarman dan rumah Apni di RT 01 Dusun Tannjungratu.

Kapolres Bangka AKBP Sekar Maulana diwakili Kabag Ops Kompol S.Sophian, Selasa (24/1/2017) mengatakan, penertiban TI ini melibatkan Kadus Tanjung Ratu dan Bhabinkantibmas setempat.

"Anggota Polsek Sungailiat dan Kadus langsung mengecek dan menidaklanjuti informasi masyaakan tentang adanya aktifitas tambang yang berada sekitar enam meter dari perumahan warga di Rt 01 Dusun Tanjungratu," katanya.

Sophian mengakui, informasi warga kepada Polsek Sungailiat, bukan isapan jempol. Sebab saat anggota tiba di lokasi, memang ditemuui TI yang membayakan, karena dekat pemukiman warga.

"Ditemukan satu unit TI, namun saat anggota Polsek Sungailiat datang ke lokasi, TI itu sedang tidak beroperasi. Selanjutnya Kapolsek memanggil pemilik dan pengurus TI atas nama Asri alias Amer untuk menghentikan aktivitas tambangnya," kata Sophian.

Pemilik TI juga diminta segera membongkar peralatan TI, dan diharuskan menimbun lubang yang dia tambang.

"Pemilik TI diminta menandatangani surat perjanjian di atas materai," tegas Sophian.

Penulis: ferylaskari
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved