Pemprov dan Pengusaha Sudah MoU Beli Hasil Panen Jagung Petani

Pemerintah Provinsi Kepulauan Babel, melalui Dinas Perkebunan sudah melakukan MoU dengan ketua pengusaha pakan ternak Jakarta.

Pemprov dan Pengusaha Sudah MoU Beli Hasil Panen Jagung Petani
Bangkapos.com/Dok
Ilustrasi: Peternakan ayam di Kelurahan Tuantunu Indah, Pangkalpinang, Senin (29/8/2016). 

Laporan Wartawan Pos Belitung Dede Suhendar

BANGKAPOS, BELITUNG -- Kasi Pengolahan Hasil Perkebunan, Dinas Ketahanan Pangan Perkebunan dan Pertanian Kabupaten Belitung, Yuli Hendri mengatakan pemerintah tidak main-main dalam mengembangkan program pengembangan jagung pakan ternak.

Pasalnya, Pemerintah Provinsi Kepulauan Babel, melalui Dinas Perkebunan sudah melakukan MoU dengan ketua pengusaha pakan ternak Jakarta.

"Jadi setelah jagung-jagung ini panen akan langsung dibeli oleh pengusaha pakan ternak di Jakarta. Makanya para petani tidak usah ragu mengembangkan program ini," ujarnya, Selasa (24/1/2017).

Selain itu, lanjutnya, program tersebut juga bermanfaat untuk menunjang lahan perkebunan milik petani. Karena sistem tanamnya disisipkan di sela-sela tanaman perkebunan.

Sehingga para petani akan mendapatkan biaya tambahan sembari menunggu masa panen tanaman perkebunan inti mereka.

"Memang program ini untuk tanaman perkebunan yang usianya 0 sampai 3 tahun. Kalau sudah lebih tidak bisa lagi, karena ahaya matahari sudah terlindung," katanya.

Kemudian, untuk mendukung program tersebut, kata Yuli, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perkebunan juga akan memberikan program formula mikroba.

Program tersebut akan bermanfaat untuk mengendalikan kerusakan busuk pangkal batang dari tanaman jagung. Sehingga bisa lebih meningkatkan panen petani.

"Mikroba ini seperti zat perangsang dan nantinya akan menempel di akar untuk menyerap unsur N," jelasnya.

Penulis: Dede Suhendar
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved