Fahri Hamzah Tak Berkutik, Dimaki Netizen Usai Hina Pekerja Indonesia di Luar Negeri

"Tahukan bapak bahwa pernyataan bapak telah merendahkan martabat dan harga diri kami, para "Pahlawan Devisa" yang menyumbang

Fahri Hamzah Tak Berkutik, Dimaki Netizen Usai Hina Pekerja Indonesia di Luar Negeri
KOMPAS.COM/LASTI KURNIA
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menggelar jumpa pers tentang pemecatannya dari PKS di di Gedung DPR MPR, Senayan, Jakarta, Senin (4/4/2016). 

WARTA KOTA/Murtopo

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Lingkaran Aku Cinta Indonesia (LACI) yang terdiri dari 55 Organisasi Buruh Migran Indonesia di Hong Kong merasa sangat keberatan dengan tindak tanduk Fahri Hamzah yang dinilai telah melecehkan mereka.

Dalam siaran pers LACI yang diterima Warta Kota, Ketua I LACI Nur Halimah mengungkapkan bahwa LACI sudah tidak bisa tinggal diam lagi setelah serangkaian pelecehan yang mereka alami dengan segala pernyataan Fahri terkait Buruh Migran Indonesia.

Baca: Lobi Ustaz Arifin Ilham ke Kapolri, Penahanaan Nurul Fahmi Ditangguhkan

"Mulai dari fakta-fakta tidak valid (atau bisa kami anggap sebagai tuduhan) yang bapak sampaikan kepada DetikNews (1/10/2016) tentang 1000 TKI di Hong Kong hamil dan menyia-nyiakan anak mereka untuk diasuk LSM di Hong Kong ataupun tuduhan 30 persen TKI Hong Kong mengidap HIV/AIDS," ujar LACI dalam pernyataan persnya.

Baca: Usai Kencani Pacar di Tempat Kos, Adi Malah Nyolong Motor Tetangga

Dan Selasa (24/1/2017) Fahri kembali dinilai telah melecehkan mereka melalui cuitannya di twitter.

"Kami sangat sakit hati dengan kata-kata Babu yang mengemis di negara orang. Tahukah bapak bahwa kami ini pekerja bukan babu. Kami mempunyai harkat dan martabat."

Baca: Andik Vermansyah Tuding Selangor FC Tak Profesional

"Kami melakukan pekerjaan yang halal dengan setiap tetes keringat kami bukan hasil korupsi apalagi hasil mengemis," ujar Nur dalam siaran persnya yang diterima Warta Kota, Selasa (24/1/2017) malam.

Menurut LACI, perjuangan yang telah mereka lakukan di Hong Kong telah memberikan penghidupan yang lebih laik bagi keluarga mereka serta memberikan pendidikan dan jaminan kesehatan yang lebih baik bagi anak mereka.

"Tahukan bapak bahwa pernyataan bapak telah merendahkan martabat dan harga diri kami, para "Pahlawan Devisa" yang menyumbang remitansi sebesar 7,4 miliar dolar Amerika atay Rp97,5 triliun untuk memutar roda perekonomian Indonesia,"

Masih dalam pernyataan LACI, menurut data LSM di HOng Kong sat TKI mampu menghidupi 3-9 orang anggota keluarganya di kampung halaman.

Halaman
123
Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved