Rapimprov Kadin Babel 2017 Dorong Sinergitas Pemerintah dengan Dunia Usaha

Rapimprov ini dilaksanakan oleh Kadin Babel untuk meningkatkan peran serta Kadin dalam meningkatkan pertumbuhan

Rapimprov Kadin Babel 2017 Dorong Sinergitas Pemerintah dengan Dunia Usaha
Nurhayati/Bangkapos.com
Ketua Kadin Babel Thomas Jusman berfoto bersama dengan Plt Gubernur Babel Plt Gubernur Babel Yuswandi A Temenggung, saat pembukaan Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kadin Babel 2017 bertema, Rabu (25/1/2017) di Hotel Tanjung Pesona Sungailiat. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kadin Babel 2017 bertema "Mendorong Sinergitas Pemerintah Daerah dan Dunia Usaha untuk Meningkatkan Laju Pertumbuhan Ekonomi Bangka Belitung", Rabu (25/1/2017) di Hotel Tanjung Pesona Sungailiat.

Rapimprov ini dilaksanakan oleh Kadin Babel untuk meningkatkan peran serta Kadin dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Bangka Belitung.

Ketua Umum Kadin Babel, Thomas Jusman mengatakan, tujuan digelar rapimprov ini untuk mendorong sinergitas antara pemerintah daerah dengan bidang usaha. Untuk itu ia berharap pemerintah daerah menjadi fasilitator dunia usaha dalam mengerakan roda perekonomian.

"Rapimprov inikan untuk mendorong sinergitas antara pemerintah daerah dengan bidang usaha. Kita ingin mengharapkan pemerintah daerah menjadi fasilitator dalam perekonomian dimana kita ingin mengharapkan adanya konsensus arah pengembangan ekonomi Babel mau kemana?," jelas Thomas Jusman kepada bangkapos.com usai pembukaan Rapimprov Kadin Babel 2017.

Ia menilai perkembangan perekonomian di Babel belum memiliki konsensus arah pembangunan. Kondisi ini menyebabkan para pelaku usaha gamang dalam melangkah.

Untuk itu diharapkan dengan adanya konsensus ke depannya para pelaku usaha dan pemerintah dapat lebih fokus, baik dalam kebijakan, anggaran yang mengarah pada sasaran yang tepat.

"Selama ini kita ngak punya konsensus arah pembangunan. Ini tentunya kita gamang untuk melihat ke depan. Tidak fokus. Dengan konsensus kita fokus, kita harapkan kebijakan dan anggaran juga mengarah kesitu," harap Thomas Jusman.

Menurutnya, jika Babel hendak mendorong sektor pariwisata dan pertanian perkebunan, tentunya anggaran pemerintah pun harus mengarah pada sektor-sektor tersebut.

Hal ini lah yang harus digerakan sedini mungkin mengingat transformasi dari sektor pertambangan ke sektor pariwisata daya belinya masih memungkinkan.

Halaman
12
Penulis: nurhayati
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved