Terungkap, Pembunuh Biduan Belitung Tusuk Diri Sendiri Menurut Saksi

pertama nusuk wanita itu, kemudian dia nusuk dia sendiri, habis itu nusuk wanita itu lagi, baru nusuk dia sendiri lagi

Terungkap, Pembunuh Biduan Belitung Tusuk Diri Sendiri Menurut Saksi
Pos Belitung/Disa Aryandi
Polisi ketika melakukan pra rekonstruksi terhadap kasus pembunuhan Biduan Campak di Membalong, Selasa (24/1/2017). 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Pelaku pembunuhan terhadap Juaini (38) warga perumahan Angkasa Puri PT Foresta Desa Kembiri, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung kini telah memasuki babak baru.

Keterangan dari saksi, pembunuhan yang berlangsung di ujung Kampung RT 14 Desa Parang Bulo, Kecamatan Membalong, Sabtu (21/1/2017) malam tersebut, secara keseluruhan menjurus kepada Sahirun (44) sebagai pelaku.

Baca: Pria Berjaket Tiba-tiba Muncul, Ngaku Melihat Pelaku Habisi Nyawa Janda Biduan Campak Belitung

Antara Juaini dan Sahirun, merupakan kekasih yang telah menjalani hubungan selama dua bulan belakang.

Saat itu pelaku melakukan penusukan, terdapat Juaini secara berulang-ulang.

Baca: Dua PSK Remaja Cuma Kenakan Pakaian Dalam Dibekuk Polisi Baru Hendak Layani Pelanggan

"Dia (pelaku) nusuknya seperti ini, pertama nusuk wanita itu, kemudian dia nusuk dia sendiri, habis itu nusuk wanita itu lagi, baru nusuk dia sendiri lagi. Jadi bergantian, tapi pakai tangan dia yang nusuk," ucap saksi mata, Hendra kepada Posbelitung.com, Rabu (25/1/2017).

Baca: Petugas SPBU Sembunyi Sambil Pegang Uang saat Avanza Terbakar

Semula Hendra melihat kejadian pembunuhan tersebut, dari jarak sekitar empat meter.

Ketika itu, pria yang tinggal di Desa Air Saga, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung ini tidak berani mendekat dan membantu korban.

"Soalnya kalau aku membantu, pasti aku mukul. Nanti aku mukul, aku yang kenak jadi pelaku nya, makanya habis itu aku langsung pergi," ujarnya.

Hendra, berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tersebut hanya sekitar 10 detik. Ketika itu, pelaku tidak sadar bahwa ada Hendra diseputaran TKP.

"Tidak tau dia ada aku. Soalnya dia waktu itu, nusuk-nusuk saja. Aku lihat dua kali la laki-laki itu menusuk wanita itu," ujarnya. (*).

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved