Dirut PDAM Temukan Tiga Rumah di Pasar Inpres Sungailiat Mencuri Air

Direktur Umum PDAM Tirta Bangka Wellindra Bashir melakukan sidak pelanggan air PDAM, Kamis (26/1/2017) di Pasar Inpres Sungailiat.

Dirut PDAM Temukan Tiga Rumah di Pasar Inpres Sungailiat Mencuri Air
IST
Direktur Umum PDAM Tirta Bangka Wellindra Bashir melakukan sidak pelanggan air PDAM, Kamis (26/1/2017) di Pasar Inpres Sungailiat.

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Direktur Umum PDAM Tirta Bangka Wellindra Bashir melakukan sidak pelanggan air PDAM, Kamis (26/1/2017) di Pasar Inpres Sungailiat.

Sidak yang dipimpin langsung olehnya ini dilakukan setelah berkoordinasi dengan Lurah Srimenanti Ramzy dan Ketua RT 02 Samratulangi Sumarto.

Pada sidak tersebut ada 25 rumah pelanggan yang disisir, tujuh pelanggan aktif air PDAM. Dari sidak tersebut ditemukan tiga rumah warga tertangkap langsung melakukan pencurian air PDAM atau illegal connection.

Setelah dikoordinasikan setiap rumah dicek sampai ke kamar mandi dan juga setiap jaringan instalasi pipa persilnya dari tiga illegal conection tersebut kebanyakan dapat warisan dari penghuni rumah yang lama karena para penghuni sekarang melanjutkan rumah tersebut.

"Mau bilang apa kita? Sudahlah kita tertibkan saja lah dan kita lakukan pembinaan kepada warga," kata Wellindra kepada bangkapos.com.

Justru yang mengejutkan, dia memastikan jaringan distribusi air ilegal tersebut dipasang oleh karywan PDAM Tirta Bangka. "Dari cara koneksi dan cara membuat elbow nya saya tahu kok kalau bukan karyawan PDAM tidak mungkin. Itu rumus dan cara cara kerja kita. Saya inikan mantannya orang lapangan belasan tahun lagi bukan hanya di Sungailiat, di Toboali, di Belinyu dan saya terus dibagian distribusi," sesal Wellindra.

Soal teknis sambungan menurutnya satu guru, satu ilmu. "Tapi ada yang satu guru tapi di gunakan untuk ilmu hitam yah ini hasilnya merugikan PDAM Tirta Bangka," katanya kecewa.

Untuk itu, menyarankan kepada tim penertiban agar jaringan ilegal ini dirapikan dan jangan saling curiga.

"Tutup buku dan jangan lagi, ini tugas kita melakukan pembenahan dan perbaikan dalam segala lini," tegas Wellindra.

Untuk itu ia akan terus menyisir komplek atau daerah sulit air di seluruh wilayah pelayanan PDAM Tirta Bangka, baik di Sungailiat dan Belinyu dan Merawang.

"Saya akan datang tiba-tiba tanpa pemberitahuan," kata Wellindra.

Penulis: nurhayati
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved