Polantas Pangkalpinang Minta Bengkel Tak Lagi Layani Modifikasi Motor yang Salahi Aturan

menghimbau kepada pemilik bengkel dan kendaraan agar tidak melakukan lagi modifikasi motornya yang tidak sesuai standar.

Polantas Pangkalpinang Minta Bengkel Tak Lagi Layani Modifikasi Motor yang Salahi Aturan
Bangkapos.com/Ajie Gustiā€Ž
Unit Dikyasa Satuan Lalu Lintas Polres Pangkalpinang saat melakukan sosialisasi ke bengkel-bengkel yang ada di Kota Pangkalpinang, Kamis (26/1/2017). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Ajie Gusti Prabowo

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dalam rangka menekan angka pelanggaran dalam berkendara di jalan raya, Unit Dikyasa Satuan Lalu Lintas Polres Pangkalpinang melaksanakan sosialisasi ke bengkel-bengkel yang berada di Kota Pangkalpinang, Kamis (26/1/2017).

Kegiatan ini bertujuan dalam menghimbau kepada pemilik bengkel dan kendaraan agar tidak melakukan lagi modifikasi motornya yang tidak sesuai standar.

"Seperti mengganti knalpot biasa menjadi racing, menukar velg yang ukurannya lebih kecil, serta melepas nomor polisi dan kaca spion," kata Kabag Ops Polres Pangkalpinang, Kompol Raspandi mewakili Kapolres Pangkalpinang, AKBP Heru Budi P.

Menurutnya, pelanggaran dalam hal tersebut dapat dikenakan pada pasal 285 UU nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.

"Kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan, seperti tidak menggunakan kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, knalpot dan kedalaman alur ban dapat dikenakan sanksi pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu," tegasnya.‎

Sebelumnya juga, Satuan Lalu Lintas Pangkalpinang pada Rabu (25/1/2017) malam melakukan razia hunting di seputaran Kota Pangkalpinang.

Hasilnya sebanyak lima motor yang menggunakan knalpot modifikasi racing diamankan oleh pihak Kepolisian ini.

Penulis: Ajie Gusti Prabowo
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help