Sekali Kencan, Mami Dapat 10 Persen, Begini Tarif PSK Dibawah Umur

Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kayong Utara turut mendampingi kasus yang melibatkan anak dibawah umur pada bisnis prostitusi

Sekali Kencan, Mami Dapat 10 Persen, Begini Tarif PSK Dibawah Umur
pontianak.tribunnews.com
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kayong Utara turut mendampingi kasus yang melibatkan anak dibawah umur pada bisnis prostitusi di sebuah Kafe yang ada di Kecamatan Sukadana, Desa Pangkalan Buton.

Menurut Ketua KPAD Syaeful Hartadin, anak ini selain menemani karaoke, anak dibawah umur ini juga melayani nafsu pria hidung belang yang ingin memakai jasanya.

Dikatakannya sang pemilik kafe akan mendapatkan 10 persen dari setiap hasil melayani pria hidung belang.

“Ia memang benar ada anak dibawah umur yang diperkerjakan di Karaoke di Kota Sukadana. Selain berkerja menemani karoke di ruangan yang telah disediakan, anak tersebut juga melayani kencan bersama tamu dengan tarif Rp 500 ribu, untuk sekali kencan. Sedangkan maminya menerima 10 persen dari pembayaran tersebut,” jelas Syaeful Haradin ketika dihubungi melalui HP, Jumat (27/1/2017).

Sebagai lembaga Komisi Perlindungan Anak Derah Kayong Utara, pihaknya juga turut mengawal kasus ini hingga tuntas.

Mengenai hal ini, dirinya sangat berharap dapat ditelusuri secara tuntas hingga keakarnya.

“Pertama kasus ini sudah masuk ke kami dan sudah kami lakukan pendampingan. Megenai hal ini cukup serius, dan harus ditelusuri sampe tuntas hingga ke akar-akarnya. Baik yang menjual (mami) dan pembelinya harus mendapatkan hukuman seberat-beratnya,”tungkas Syeaful.

Dirinya berharap agar pihak Kepolisian dapat melacak usaha terselubung seperti ini, karena ditakutkannya, praktek portitusi terselubung ini tidak hanya terjadi di Desa Pangkalan Buton saja.

“Saya khawatir hal seperti ini masih ada lagi di Kayong Utara. Semoga saja dengan terungkapnya kasus ini dapat menguak kasus serupa lainya jika memang itu ada. Karena ini sangat memprihatinkan,”tegasnya.

Editor: Alza Munzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved