Tak Rela di Madu, Istri Tua Bekap dan Tikam Istri Muda dengan Pisau

Usai melakukan aksinya, pelaku melarikan diri, hingga akhirnya berhasil diamankan pihak kepolisian di Kabupaten Klungkung.

Tak Rela di Madu, Istri Tua Bekap dan Tikam Istri Muda dengan Pisau
net
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, TABANAN - Gara-gara dibakar api cemburu, Juriati (38) perempuan asal Banjar Barat, Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng nekat menganiaya Siti Faikoh (24) ibu rumah tangga yang tinggal di dalam bedeng banjar Beng Kaja, Desa Tunjuk, Tabanan yang merupakan isti muda suaminya, Gufron Hermanto (30).

Usai melakukan aksinya, pelaku melarikan diri, hingga akhirnya berhasil diamankan pihak kepolisian di Kabupaten Klungkung.

Baca: Suara Gempa Parittiga Bergemuruh, Warga Panik Berhamburan Keluar Rumah

Dari informasi yang dihimpun, kasus penganiayaan ini terjadi Selasa (24/1/2017) sekitar pukul 14.38 wita.

Sebelum kejadian korban bersama anaknya yang masih berusia enam bulan melakukan aktivitas seperti biasa.

Baca: Gempa di Parittiga Terasa Juga Hingga ke Belinyu, Tapi Warga Tak Panik

Tiba-tiba saja pelaku datang seorang diri menanyakan keberadaan Gufron, yang dijawab oleh korban bahwa suaminya sedang bekerja.

Mendapat jawaban tersebut, pelaku justru kembali bertanya tentang status korban yang dijawab oleh korban dia adalah istri Gufron.

Baca: Ada Dugaan Gratifikasi Seks di Kasus Suap Patrialis Akbar, Ini Penjelasan KPK

Pelaku pun sempat menanyakan kapan mereka menikah.

Karena diakui pelaku, Gufron adalah suaminya.

Korban pun sempat mempersilakan pelaku masuk ke dalam bedeng sembari menggendong anaknya.

Namun pelaku justru kembali melontarkan kekesalannya dan mengatakan jika korban telah merebut suami orang dan langsung mengayunkan pisau yang dipegang dengan tangan kanannya kearah perut korban.

Halaman
12
Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved