Inilah Tragedi-tragedi Memilukan yang Terjadi Saat Perayaan Imlek, Ada yang Telan Korban Ribuan Jiwa

Dibelahan dunia lain saat Imlek yang seharusnya penuh keceriaan malah terjadi tragedi memilukan yang menelan korban hingga ribuan nyawa

Inilah Tragedi-tragedi Memilukan yang Terjadi Saat Perayaan Imlek, Ada yang Telan Korban Ribuan Jiwa
net
gedung roboh akibat gempa 

 Weiguan Jinlong hancur lebur dan menewaskan 115 orang yang tinggal di sana, padahal gedung-gedung lain masih berdiri kokoh meski mengalami kerusakan.

Penduduk setempat pun menjulukinya gedung tofu karena bangunannya yang mudah hancur seperti tofu.

Akibatnya, tiga orang yang bertanggung jawab atas pembangunan gedung ditangkap dan dikenai sanksi atas kelalaian mereka.

Gempa yang mengguncang Taiwan ini juga mengakibatkan lebih dari 500 orang terluka. Selain gedung tofu, ada 5 jembatan yang runtuh dan tidak dapat digunakan lagi. 

Tragedi Panjiayu
25 Januari 1941 mungkin merupakan imlek yang sangat mengerikan bagi rakyat Tiongkok. Mereka yang semestinya merayakan tahun baru harus menghadapi pembataian besar-besaran yang dilakukan oleh tentara Jepang.

Saat itu, Jepang menguasai Tiongkok dan Korea. Mereka memperlakukan jajahannya dengan semena-mena. Siapa yang berani melawan akan dieksekusi.

 Bermula dari informasi dan analisis yang dilakukan oleh Jenderal Yasuji Okamura, ia memutuskan untuk ‘membersihkan’ desa yang terdeteksi melindungi dan memberikan dukungan pada komunis-komunis Tionghoa.

Okamura memerintahkan untuk membunuh siapa pun yang hidup di desa itu dan merusak apa pun yang sekiranya bisa digunakan untuk tempat berlindung pasukan Tionghoa.

Serangan ini membunuh 1.230 jiwa tepat pada perayaan imlek. 

Tragedi-tragedi di atas semestinya tidak perlu terjadi seandainya manusia tidak serakah. Peristiwa pertama memang terjadi karena gempa, namun seandainya pemborong yang bertanggung jawab atas pembangunan gedung mengupayakan desain bangunan terbaik, Weiguan Jinlong tidak akan roboh.

Sayang, ulah manusia menyebabkan kemeriahan perayaan tahun baru Imlek ternoda. Semoga ke depannya tidak ada peristiwa berdarah yang membuat kemeriahan Imlek berubah menjadi duka cita.(*)

Penulis: Iwan Satriawan
Editor: Iwan Satriawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help