Sakit Hati Disebut Babu, TKI Rela Terbang dari Hongkong Laporkan Fahri Hamzah

Nur mengatakan, kunjungan ke Jakarta ini dimungkinkan atas dukungan penuh dari teman-temannya sesama TKI di Hongkong.

Sakit Hati Disebut Babu, TKI Rela Terbang dari Hongkong Laporkan Fahri Hamzah
Kompas.com
Fahri Hamzah 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Tenaga Kerja Indonesia di Hongkong akan melaporkan Fahri Hamzah ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR karena kicauan yang menyebut pekerja Indonesia di luar negeri sebagai babu.

Dua orang perwakilan TKI sudah terbang dari Hongkong dan tiba di Jakarta semalam.

Dua orang TKI ini mengatasnamakan Lingkaran Aku Cinta Indonesia (LACI), mewakili koalisi yang terdiri dari 55 organisasi Buruh Migran Indonesia (BMI) di Hong kong.

"Benar Mas, saya sekarang baru sampai di Jakarta," kata Ketua LACI Nur Halimah saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (29/1/2017) malam pukul 21.00 WIB.

Baca: TKW Ini 15 Tahun Tak Pulang, Gaji Tak Dibayar, Anak Sudah Gadis Merindukan Sang Ibu

Adapun pelaporan rencananya dilakukan pada Senin (30/1/2017) pukul 10.00 WIB pagi ini.

Nur mengatakan, kunjungan ke Jakarta ini dimungkinkan atas dukungan penuh dari teman-temannya sesama TKI di Hongkong yang secara sukarela "urunan" mengumpulkan ongkos untuk dua perwakilannya.

"Semoga niat luhur dan solid dari akar rumput ini dapat mewujudkan perlindungan yang lebih baik bagi Buruh Migran Indonesia," ucap Nur.

Baca: Kisah Pilu TKW Indonesia Ditiduri Majikan Tiga Sampai Lima Kali Seminggu

Selain melaporkan Fahri, Nur juga akan mendorong DPR untuk segera merampungkan revisi Undang-undang Nomor 39 tahun 2004 tentang penempatan dan perlindungan TKI yang sudah mangkrak sejak 2010.

Pada Selasa (24/1/2017) lalu, Fahri mengeluarkan kicauan yang memancing kritik dan protes dari banyak pihak.

"Anak bangsa mengemis menjadi babu di negeri orang dan pekerja asing merajalela..." begitu bunyi kicauan Fahri yang diunggah di akun @Fahrihamzah.

Baca: TKW Ngaku Disiksa Majikannya Ternyata Bohong, Ini yang Sebenarnya Terjadi

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved