Kisah Mistis Nelayan Belitung Dibawa Mahluk Halus, Meski Hujan Lebat Bajunya Tak Basah

Desa Senyubuk, Kecamatan Kelapa Kampit dihebohkan dengan cerita berbau mistis beberapa hari belakangan.

Kisah Mistis Nelayan Belitung Dibawa Mahluk Halus, Meski Hujan Lebat Bajunya Tak Basah
(bangkapos/iwan satriawan)
Perahu nelayan bersandar di pantai Tanjung Berikat. 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BELITUNG--Desa Senyubuk, Kecamatan Kelapa Kampit dihebohkan dengan cerita berbau mistis beberapa hari belakangan.

Terlepas benar atau tidaknya kejadian di luar nalar tersebut, bahwa cerita itu menghebohkan masyarakat dibenarkan oleh dua pedagang di Pasar Kelapa Kampit, Arif dan Robi saat ditemui Pos Belitung, Selasa (31/1/2017) siang.

Baca: Benarkan Penis Pria Kurus Lebih Besar dari Pria Gemuk, Inilah 15 Mitos Tentang Seks

Pangkal cerita berbau mistis itu adalah menghilangnya seorang nelayan pencari udang yang menggunakan sungkur atau biasa disebut warga lokal 'Nyungkor', bernama Ogi, Kamis (26/1/2017) malam atau malam Jumat pekan lalu.

Kediaman Pito dan keluarganya di RT 06, Dusun Selindang, Desa Senyubok, Kecamatan Kelapa Kampit, Selasa (31/1/2017).
Kediaman Pito dan keluarganya di RT 06, Dusun Selindang, Desa Senyubok, Kecamatan Kelapa Kampit, Selasa (31/1/2017).

"Dia (nelayan) itu diajak orang 'halus'," ujar Robi.

Nelayan bernama Ogi yang dimaksud adalah seorang pemuda berusia 20 tahun.

Baca: Kisah Operasi Rahasia SEAL Team 6 di Yaman yang Gagal, Satu Pasukan Elit Tewas dan Tiga Terluka

Dia pergi mencari udang pada Kamis (26/1/2017) sore, bersama ayahnya, Pito, dan sejumlah rekannya ke lokasi yang disebut masyarakat setempat dengan sebutan Laut Kerasak, Dusun Selindang, Kecamatan Kelapa Kampit.

Baca: Tragis, Pria ini Tewas Saat Berhubungan Seks Dengan Pacarnya, Polisi Tolak Lakukan Otopsi

Lalu, Ogi dinyatakan hilang tak tahu ke mana rimbanya pada Kamis (26/1/2017) malam itu sebelum akhirnya dinyatakan telah diketemukan pada Jumat (27/1/2017) besok malamnya.

Ia menghilang selama sehari semalam dan ditemukan di sebuah rumah warga bernama Sinta di Jalan Koperasi, Kecamatan Kelapa Kampit, atau bukan kembali ke rumahnya.

"Sekitar jam 19.30 WIB (Jumat, 27/1/2017), itu akhirnya dia pulang sendiri, tapi bukan ke rumahnya. Ke rumah ibu Sinta, di Jalan Koperasi. Katanya mau mengembalikan sandal. Beteriak ibu Sinta itu, tetangga di situ keluar, kebetulan ada juga yang ikut nyari, ditangkap, katanya, dia mau kembali ke laut lagi,"kata Arif.

Halaman
1234
Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved