Satu WNI yang Menetap Di Malaysia Ditangkap Terkait ISIS

KBRI di Kuala Lumpur mengatakan akan menemui kepolisian Malaysia membahas penangkapan seorang warga Indonesia yang diduga terkait kelompok ISIS

Satu WNI yang Menetap Di Malaysia Ditangkap Terkait ISIS
bbcindonesia

BANGKAPOS.COM - KBRI di Kuala Lumpur mengatakan akan menemui kepolisian Malaysia membahas penangkapan seorang warga Indonesia yang diduga terkait kelompok yang menamakan diri Negara Islam (ISIS).

Koordinator Fungsi Konsuler KBRI Kuala Lumpur, Yusron Ambary, menjelaskan pertemuan tersebut akan dilangsungkan pada Kamis (2/2/2-17) karena hari Rabu (1/2/2017) ini adalah hari libur nasional.

Malaysia menangkap tiga orang yang diduga terkait dengan ISIS, satu di antaranya merupakan warga negara Indonesia yang berstatus sebagai penduduk tetap di negara tersebut.

Polisi Malaysia mengatakan WNI itu merupakan salah satu dari tiga orang yang ditangkap di Kuala Lumpur dan Pahang pada 27 dan 29 Januari 2017.

"Dia bekerja sebagai penjaga keamanan di Malaysia Airlines Berhad," kata Inspektur Jenderal Polisi Tan Sri Khalid Abu Bakar.

Dia mengatakan pria yang berusia 37 tahun itu, ditahan pada 27 Januari di Kuantan.

"Dia memiliki koneksi dengan pejuang militan IS (ISIS) di Suriah. Kami juga menemukan bahwa dia pergi ke Turki pada 2013," kata dia dalam pernyataan yang dikutip oleh The Star.

Divisi Pemberantasan Terorisme Bukit Aman juga menyita senjata airsoft gun dan tiga jilid buku dengan judul Tarbiyah Jihadiyyah.

"Kami menemukan bahwa dia berencana untuk membawa istrinya ke Suriah untuk bergabung dengan IS di sana," kata Khalid.

Pria itu telah tinggal di Malaysia selama 34 tahun. Sebuah sumber menyebutkan otoritas masih menyelidiki mengapa dia memilih untuk bekerja menjadi penjaga keamanan di MAS.

Halaman
12
Editor: Alza Munzi
Sumber: BBC Indonesia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help