Pilot dan Pramugara Ajak Penumpang Merokok, Lion Ini Cuma Bisa Bilang Ini

Andy menyatakan, saat ini dirinya tidak bisa mengatakan apa-apa kecuali Lion Air akan menyelidiki hal itu.

Pilot dan Pramugara Ajak Penumpang Merokok, Lion Ini Cuma Bisa Bilang Ini
ISTIMEWA
lion air 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Lion Air menyatakan akan menyelidiki kejadian pilotnya yang merokok di atas kokpit dan membawa seorang penumpang perempuan ke dalam kokpit.

Juru bicara Lion Air, Andy M Saladin mengatakan, pihaknya segera menyelidiki kejadian tersebut.

"Kami akan segera menyelidiki laporan ini," kata Andy saat dihubungi Tribunnews.com di Jakarta, Kamis (2/2/2017).

Baca: Astaga! Pilot dan Pramugara Lion Air Ajak Cewek Merokok dan Santai di Kokpit Saat Terbang

Andy menyatakan, saat ini dirinya tidak bisa mengatakan apa-apa kecuali Lion Air akan menyelidiki hal itu.

Ia juga mempertanyakan motif dari AR, cewek 20 tahun yang melaporkan kepada wartawan.

"Kami belum bisa memberikan keterangan hari ini," ujarnya.

Baca: Rayuan Maut Pria Beristri ini Bikin Gadis Ini Klepek-klepek, Sampai Tiga Kali Ditiduri

Sebelumnya diberitakan seorang perempuan muda berinisial AR (20), asal Makassar, Sulawesi Selatan, mengeluhkan perilaku pilot dan kru maskapai Lion Air.

Baca: Ipda Do Kaget, Polwan Istrinya ada Bersama Perwira Pangkat AKBP Sudah Buka Baju di Kamar Hotel

Pada 9 Januari 2017, AR terbang dari Makassar ke Bali dengan pesawat Lion Air JT745. Ia duduk di kursi nomor 34D. Tiba-tiba ia didekati seorang pramugari dan menyampaikan sesuatu kepadanya.

Baca: Astaga! Ular Sebesar Ini Tak Bisa Lagi Keluar Saat Masuk ke Lubang Bagian Tubuh Cewek

"‎Mbak, permisi. Ada kapten kami yang kenal sama mbak dan minta mbak maju ke depan pindah kursi," kata pramugari seperti ditirukan AR saat berbincang dengan media di Denpasar, Bali, Kamis (2/2/2017).

Dalam konferensi pers tersebut AR didamping pengacaranya Noor Hilyin atau akrab disapa Elyn, aktivis LBH Bali WCC.

AR tampak penasaran. Ia balik bertanya nama kapten kapal seperti dimaksud si pramugari tadi. Akhirnya AR pun pindah ke depan ke nomor kursi 1.

Setelah pesawat mengudara dan sabuk pengaman boleh dilepas, tiba-tiba muncul pramugara memanggil nama AR dan menawarkan mau minum teh atau kopi. AR akhirnya memilih teh.

Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved