BangkaPos/

Pindang Patin Dicocol Sambal Asam Khas Melayu Sedap Mantap!

Salah satu restoran di Pekanbaru, Riau yang terkenal akan hidangan pindang patin adalah Pondok Patin HM Yunus.

Pindang Patin Dicocol Sambal Asam Khas Melayu Sedap Mantap!
Kompas.com/Silvita Agmasari
Hidangan di Pondok Patin H.M Yunus, Pekanbaru, Riau. 

BANGKAPOS.COM - Bukan hanya Palembang, ternyata Pekanbaru juga terkenal dengan olahan khusus ikan patin yakni pindang patin.

Salah satu restoran di Pekanbaru, Riau yang terkenal akan hidangan pindang patin adalah Pondok Patin HM Yunus yang terletak di Jalan Kaharuddin Nasution nomor 1.

"Ini (Pondok Patin HM Yunus) dari tahun 1987. Hanya ada satu ini saja, tak ada cabang. Untuk ikannya, kami ambil dari Kampar dan Tembilahan," kata manajer Pondok Patin HM Yunus, Andi yang ditemui saat makan malam Jumat (20/1/2017).

Baca: Sup Sirip Hiu Menu Eksklusif Sejak Zaman Dinasti Zhou

Andi mengatakan saat musim ramai pengunjung di momen hari raya, turnamen, atau acara tertentu dalam sehari Pondok Patin HM Yunus dapat menghabiskan sampai 100 kilogram ikan.

"Di sini khasnya bukan ikan patin saja, Ada ikan pantau dan ikan seluang yang digoreng," kata Andi.

Saat menyantap hidangan di Pondok Patin HM Yunus, tamu akan disajikan semua makanan. Tak ada menu untuk dipilih, tamu tinggal memilih makanan yang ingin dimakan saat semua hidangan disajikan.

Baca: Ini 3 Risiko yang Mengintai Kita Bila Malas Sarapan

Konsep ini mirip cara menghidangkan di restoran padang. Baru setelah selesai makan akan dihitung dalam satuan lauk yang dimakan.

Hidangan di Pondok Patin HM Yunus sendiri lebih khas Melayu. Dengan hidangan unggulan yakni pindang patin, ikan pantau dan seluang yang digoreng garing dan dibakar.

Ada pula gulai udang khas Melayu. Sisanya ada kerang dara rebus, terong cabai, dan sayuran seperti tauge, daun ubi dan aneka sambal.

Baca: Pesan dari Anakmu di Foto Keluarga Raffi Ahmad Ini Mengharukan

Rasa hidangan Pondok Patin HM Yunus memang mantap, terlebih jika disantap bersama keluarga atau teman-teman. 

Sebab lauk yang beragam membuat begah dan tentunya menguras kocek makin banyak jika disantap sendiri.

Untuk hidangan pindang patin, daging patin yang lembek tidak memiliki bau lumpur di Pondok Patin HM Yunus, tanda pengolahan ikan yang baik. Rasanya semakin mantap jika dicocol dengan sambal asam khas Melayu.

Baca: Pria Masuk Toilet Kaget Ada Cewek, Anehnya Malah si Gadis Minta Begini

Harga sepotong ikan patin pindang sebesar Rp 18.000. Pondok Patin HM Yunus memiliki ruang cukup besar yang dapat menampung 250 orang.

Saking terkenalnya rumah makan ini, jika beruntung, seperti dialami KompasTravel, tamu juga dapat bertemu pejabat penting seperti wali kota atau Gubernur Riau di rumah makan yang buka pukul 09.00-21.00. (Kompas.com)

Baca: Kondisi Penyanyi Melayu Iyeth Bustami Sekarang Memprihatinkan

Iyeth Bustami terbaring sakit
Iyeth Bustami terbaring sakit
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help