Dokumen Rahasia Ancaman Donald Trump Terhadap Pemerintah Meksiko Bocor

"Anda memiliki sejumlah bad hombres di sana. Anda tidak melakukan apa-apa untuk menghentikan mereka. Saya rasa militer Anda takut. Dan militer ..."

Dokumen Rahasia Ancaman Donald Trump Terhadap Pemerintah Meksiko Bocor
NICHOLAS KAMM / AF
Presiden AS, Donald Trump 

BANGKAPOS.COM, WASHINGTON -- Dalam sebuah transkrip bocor yang diperoleh Associated Press, Presiden AS Donald Trump mengancam melalui sambungan telepon kepada Presiden Meksiko Enrique Pena Nito.

Baca: Ini Balasan Sang Ibu Guru yang Tak Kalah Puitisnya Terkait Surat Izin Amel, Sungguh Romantis

Isi ancaman di dokumen tersebut, Trump akan mengerahkan pasukan AS ke Meksiko untuk menghentikan "bad hombres" (laki-laki buruk) di sana, kecuali militer Meksiko melakukan lebih banyak lagi untuk mengontrolnya.

Baca: Tak Malu, Gadis Remaja Ini Pamerkan Perut Buncitnya, Padahal Wajahnya Masih Anak-anak

Dalam kutipan transkrip pembicaraan itu, tidak jelas siapa yang dimaksud Trump dengan "bad hombres", apakah pengedar obat-obatan, imigran, atau keduanya, atau ada arti lain dari pernyataan itu.

Baca: Inilah 7 Tradisi Pernikahan Unik di Dunia

Transkrip tersebut juga tidak menampilkan respon dari Presiden Enrique Pena Nieto.

Kendati demikian, transkrip tersebut menunjukkan secara jelas bagaimana sang presiden baru melakukan diplomasi di dalam ruang tertutup.

Pernyataan Trump mengindikasikan bahwa dia menggunakan bahasa yang blak-blakan dan keras dengan para pimpinan dunia seperti yang biasa dia gunakan saat kampanye.

Juru Bicara Gedung Putih tidak merespon pertanyaan CNBC atas kejadian ini.

Telepon yang dilakukan antara kedua pimpinan tersebut sebenarnya ditujukan untuk mempererat hubungan antara presiden baru dan aliansinya.

Keduanya memang kerap bertikai di hadapan publik, khususnya terkait keinginan Trump agar Meksiko membayar tembok perbatasan kedua negara. Ini adalah sesuatu yang ditolak mentah-mentah oleh Meksiko.

"Anda memiliki sejumlah bad hombres di sana. Anda tidak melakukan apa-apa untuk menghentikan mereka. Saya rasa militer Anda takut. Dan militer kami tidak, jadi saya mungkin akan mengirim mereka ke sana untuk mengatasi hal itu," demikian bunyi Transkrip tersebut.

Halaman
12
Editor: asmadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved