MotoGP

Motornya Kurang Cepat, Rossi Akui Persaingan Semakin Berat

Rossi menempati posisi kelima pada hari Rabu dan keenam dalam catatan waktu keseluruhan selama tiga hari uji coba.

Motornya Kurang Cepat, Rossi Akui Persaingan Semakin Berat
ultimatemotorcycling
Valentino Rossi mengendarai motor barunya di sesi uji coba di Sepang, Senin (20/1/2017). 

BANGKAPOS.COM - Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi memerkirakan persaingan balap MotoGP 2017 akan berjalan sangat ketat.

Hal ini diungkapkan Rossi setelah selesai menjalani uji coba pramusim di sirkuit Sepang yang digelar 30 Januari hingga 1 Februari.

Rossi percaya bakal terjadi "pertarungan yang sangat sulit" musim ini setelah ia menyaksikan enam pembalap terbaik mencetak waktu yang sangat cepat dan Maverick Viñales sempat menjadi pebalap tercepat pada hari Rabu.

Rossi menempati posisi kelima pada hari Rabu dan keenam dalam catatan waktu keseluruhan selama tiga hari uji coba. Catatan waktu terbaik Rossi satu putaran adalah 1 menit 59,5 detik.

Dia menyebutnya sebagai hasil yang tidak begitu buruk yang dilakukan di bawah panas terik yang melelahkan.

Rossi memiliki sejumlah bagian-bagian baru yang diuji selama tiga hari, termasuk sasis baru dan fairing yang diubah. Sebagian besar, menurutnya meraih hasil positif.

"Pada akhirnya tes ini berjalan positif, karena waktu lap saya itu cukup baik," kata Rossi, yang sempat menderita sakit kepala pada hari Senin.

"Lap terakhir saya 1 menit 59,5 detik tidak begitu buruk. Kami semua sangat dekat. Tetapi terutama kita menemukan banyak hal yang baik untuk sepeda motor. Kami bekerja lebih pada sasis baru, dan saya merasa baik. Pada akhirnya kami menemukan sesuatu yang menarik untuk ditingkatkan," katanya.

"Itu adalah ujian yang sulit karena itu sangat panjang tapi kami menemukan sesuatu yang positif. Semua hal-hal baru, tidak semua, tetapi bagian utama sudah berjalan baik," katanya.

"Masalahnya adalah para pebalap papan atasa bersaing sangat ketat dan sangat cepat. Jadi saya berpikir bahwa itu akan menjadi pertarungan yang sangat sulit," katanya.

Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved