Bawaslu Babel Nilai Aksi Saling Sindir Paslon saat Debat Publik Masih Bisa Ditoleransi

Di luar itu, Sugesti menyampaikan masukan bahwa moderator pada debat tersebut agak sedikit otoriter.

Bawaslu Babel Nilai Aksi Saling Sindir Paslon saat Debat Publik Masih Bisa Ditoleransi
Posbelitung.com/Dede Suhendar
Suasana debat terbuka pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Babel di Hotel Bahamas, Tanjungpandan, Sabtu (4/2/2017). 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BELITUNG- Komisioner Bawaslu Babel Sugesti mengatakan aksi saling singgung antar paslon pada Debat Terbuka II Pilgub Babel 2017 di Hotel Bahamas, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Sabtu (4/2/2017), relatif masih bisa ditoleransi.

Kemudian, kata dia, masyarakat yang menonton debatpun masih bisa diatur.

"Sejauh ini, inilah kesemapatan masyarakat untuk menilai kemampuan para calon, terkait wawasan, pemahamannya, yang bisa membawa Babel lima tahun ke depan. Masyarakat bisa melihat," ujarnya kepada Pos Belitung, Sabtu (4/2/2017).

Baca: Begini Kata Ketua KPU Soal Debat Publik Kedua Para Pasangan Calon Saling Sindir

Di luar itu, Sugesti menyampaikan masukan bahwa moderator pada debat tersebut agak sedikit otoriter.

"Saya bilang debat ini kan sebenarnya kesempatan euforia bagi para paslon dan juga simpatisannya. Jadi mungkin ada jeda-jeda yang dapat diberikan kelonggaran kepada mereka untuk menyampaikan dukungan," tutur Sugesti.

Debat publik, menurut Sugesti, dipandang sebagai satu di antara cara paslon untuk meningkatkan elektabilitasnya.

Dia bahkan menyebut debat publik merupakan substansi atau pokok dari seluruh aktifitas kampanye yang dilakukan para paslon selama ini.

"Kalau elektabilitas dilihat dari survei, sepanjang masih bisa dibilang tidak mengganggu stabilitas politik, itu masih bisa dimaklumi. Tapi kembali elektabilitas seharusnya tidak harus dilihat dari survei," ujarnya.

Pihaknya juga menilai positif apa yang dilakukan KPU Babel sejauh ini.

"Sejauh ini, KPU Provinsi Babel juga sangat baik. Mensosialisasikan dan tidak ada kecenderungan kepada satu di antara paslon," ucapnya.

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved