Lurah Bangka Belitung Laut Diculik Lalu Dianiaya, Ternyata Pelakunya Salah Sasaran

Lurah Bangka Belitung Laut, Zahrul Basim terbaring di ruang Rumah Sakit Untan mendapat pertolongan dari petugas medis

Lurah Bangka Belitung Laut Diculik Lalu Dianiaya, Ternyata Pelakunya Salah Sasaran
pontianak.tribunnews.com
Wali Kota Pontianak, Sutarmidji menjenguk Lurah Bangka Belitung Laut di RS Untan, Senin (6/2/2017) 

BANGKAPOS.COM, PONTIANAK - Lurah Bangka Belitung Laut, Zahrul Basim terbaring di ruang Rumah Sakit Untan mendapat pertolongan dari petugas medis setelah diculik dan disekap oleh beberapa orang.

Zahrul mengaku kalau ia dijemput di rumahnya Jalan Sepakat 2 Ayani, Minggu (5/2/2017) pukul 03.15 WIB. 

"Saat itu saya masih tidur dan dibangunkan subuh-subuh, sekitar jam 03.15 WIB dan mereka ada enam orang," ujarnya, saat ditanya di RS Untan, Senin (6/2/2017) malam.

Baca: Penjahat Ini Ketahuan Petugas Saat Layani Nafsu Seks Napi Wanita di Penjara

Ia juga menjelaskan kalau ia tidak tahu permasalahannya kenapa ia diculik dan dipukuli.

"Saya diculik dan dibawa di sebuah kafe di belakang swalayan Siantan, di sana saya dipukul dan direndam di bak air dan dipukul dengan batako dan kayu," jelasnya.

Ia pun melaporkan kejadian yang menimpanya Minggu subuh ke Polresta Pontianak.

Baca: Bos Sriwijaya Air Akan Tempeli Stiker Internasional Motocross Grand Prix di Badan Pesawat

Atas laporannya tersebut tercantum dengan LP/310/II/2017/Kalbar/Resta PTK Kota pada hari Minggu tanggal 5 Februari 2017, sekira pukul 15.30 WIB.

Zahrul melanjutkan, dia dipaksa untuk mengaku  kenal dengan  Zainal. Karena menurutnya, para pelaku menanyakan apakah mengenai pacar Zainal yang bernama Wenti.

Halaman
12
Editor: Alza Munzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help