PT Timah Terima Talangan dari Mandiri Rp 3,6 Triliun, Target Produksi 30.000 Ton

Direktur Utama PT Timah (Persero) Tbk M Riza Pahlevi memperkirakan kebutuhan timah dunia pada tahun ini akan stagnan.

PT Timah Terima Talangan dari Mandiri Rp 3,6 Triliun, Target Produksi 30.000 Ton
kompas.com
Penandatanganan supplier financing PT Bank Mandiri (Persero) Tbk ke PT Timah (Persero) Tbk, di Jakarta, Senin (6/2/2017) 

Besarnya dana talangan yang disiapkan sekitar Rp 300 miliar per bulan, atau Rp 3,6 triliun dalam setahun.

Baca: Kecewa Gagal Menikah, Artis Cantik Ini Bakar Gaun Pengantin Rp 3,3 Miliar

Sementara itu, Direktur Corporate Banking PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) Royke Tumilaar menuturkan, perbankan akan lebih tertarik menyalurkan kredit lebih besar ke sektor pertambangan apabila harga stabil.

"Harga tambang kan naik-turun. Kita maunya stabil. Caranya bagaimana? Hedging. Kalau mereka (produsen) mau hedging, kita minat," kata Royke.

Harga timah dalam setahun terakhir cukup fluktuatif namun dalam tren meningkat.

Pada Februari 2016, harga timah di kisaran 15.000 dollar AS per ton. Pada bulan Agustus 2016, harga timah sudah berada di level 18.000 dollar AS per ton.

Baca: Dewan Pers Verifikasi Media Massa, Jangan Cuma Modal Fotokopi Name Tag Lalu Ngaku Orang Pers

Dan pada Februari tahun ini harga timah di level 19.855 dollar AS per ton.

Editor: Alza Munzi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help