Megawati Napak Tilas Jejak Soekarno di Bangka, Begini Kisah Wisma Ranggam, Menumbing dan 2 Ular

Hj Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan melepas peserta napak tilas menelesuri jejak Sang Proklamator.

Megawati Napak Tilas Jejak Soekarno di Bangka, Begini Kisah Wisma Ranggam, Menumbing dan 2 Ular
bangkapos/resha juhari
Sudut ruangan di Pesanggarahan Menumbing, Muntok, Bangka Barat. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Hj Megawati Soekarnoputri melepas peserta napak tilas menelesuri jejak Sang Proklamator, dari halaman Rumah Dinas Wali Kota Pangkalpinang, Kamis (9/2/2017).

Kegiatan yang digelar Banteng Muda Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, diikuti sekitar 1.000 peserta.

Mereka akan membumi di Pesanggrahan Menumbing Muntok, Kabupaten Bangka Barat.

Kehadiran Hj Megawati Soekarnoputri dan rombongan di Pulau Bangka, disambut meriah peserta.

Presiden Soekarno, sang Proklamator dianggap tidak asing lagi bagi masyarakat Bangka.

Pasalnya, menurut catatan sejarah, Soekarno pernah diasingkan di Pulau Bangka, dan dibawa ke Muntok.

Selain pernah mendarat di Bandara Kampung Dul, Soekarno juga singgah di Pulau Bangka melalui Pelabuhan Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang.

Pesawat terbang amfibi milik Belanda yang membawanya langsung dari Parapat, Sumatera Utara menuju Pangkalpinang. 

Pada Agustus 2015 lalu, tim Bangka Pos Group, Alza Munzi Hipni dan Nordin serta fotografer Resha Juhari 'memotret' Pasanggrahan Menumbing dan Wisma Ranggam, sebagai lokasi bersejarah saat kemerdekaan Indonesia.

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merupakan lokasi pengasingan Sang Proklamator Soekarno-Hatta, pada tahun 1948 sampai 1949.

Ruang kerja Soekarno saat diasingkan di Pesanggrahan Menumbing
Ruang kerja Soekarno saat diasingkan di Pesanggrahan Menumbing (bangkapos)
Halaman
1234
Editor: Alza Munzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved