Kompak, Hari Ini Polisi Periksa Habib Rizieq, Munarman, Novel sampai Bachtiar Nasir

Diketahui, selain menjadi pimpinan FPI, Habib Rizieq Shihab, Munarman, Novel Chaidir Hasan Bamukmi; bersama Bachtiar Nasir, juga menjadi pimpinan ...

Kompak, Hari Ini Polisi Periksa Habib Rizieq, Munarman, Novel sampai Bachtiar Nasir
Capture Youtube
Polisi memeriksa Pimpinan FPI, Rizieq Shihab, sebagai saksi dalam kasus dugaan makar. Rizieq mengaku sempat bertemu dengan salah satu tersangka dugaan makar, Rachmawati Soekarnoputri. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Entah kebetulan atau tidak, Jumat (10/2/2017) hari ini, kepolisian kompak akan memeriksa tiga pimpinan Front Pembela Islam (FPI), yakni Rizieq Shihab, Munarman dan Novel Chaidir Hasan Bamukmin; serta Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF)-Majelis Ulama Indonesia (MUI), Bachtiar Nasir.

Baca: Pujian Mahfud MD untuk Sang Mantan Presiden: Bagus Juga Pak SBY Pakai Twitter

Keempatnya akan diperiksa sebagai tersangka dan saksi untuk kasus berbeda di tiga markas kepolisian.

Baca: Cantik, Tapi Cinta Ariel Tatum Selalu Ditolak Pria Ini, Ternyata Ini yang Dicantainya

Diketahui, selain menjadi pimpinan FPI, Habib Rizieq Shihab, Munarman, Novel Chaidir Hasan Bamukmi; bersama Bachtiar Nasir, juga menjadi pimpinan GNPF-MUI (forum di luar struktur organisasi MUI).

Baca: Filmnya Sempat Populer, Tapi Begini Wajah Artis Cilik Bollywood yang Kini Beranjak Dewasa

Keempatnya menjadi tokoh sentral dalam memimpin tiga aksi gelombang massa di ibukota pada pengujung 2016.

Pertama, Aksi Bela Islam I di depan Balai Kota DKI Jakarta pada 14 Oktober 2016. Kedua, Aksi Bela Islam II di depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Barat pada 4 November 2016 atau dikenal Aksi 411. Dan ketiga, Aksi Bela Islam III di Silang Monas pada 2 Desember 2016 atau dikenal Aksi 212.

Baca: Hati-hati, Bisa Jadi Makanan dan Minuman Ini Biang Keladi Hilangnya Gairah Bercinta Anda

Tuntutan ketiga aksi tersebut, yakni mendesak proses hukum Gubernur petahana DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, yang diduga melakukan penodaan agama.

Halaman
1234
Editor: asmadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved