Tim Saber Pungli Belitung: Nggak Mungkin, Tidak Ada Pungli, Cuma Belum Ada Laporan

"Saya rasa gak mungkin gak ada pungli, makanya hari ini setelah rapat dan dapat surat dari ketua saber pungli provinsi kami berkumpul

Tim Saber Pungli Belitung: Nggak Mungkin, Tidak Ada Pungli, Cuma Belum Ada Laporan
BANGKAPOS.COM/KRISYANIDAYATI
Ketua Tim Saber Pungli Kabupaten Belitung, Kompol M. Nizar 


BANGKAPOS.COM, BELITUNG
- Sejak dibentuk tiga bulan lalu, Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kabupaten Belitung belum menerima laporan masyarakat.

Ketua tim saber Pungli Belitung, Kompol Muhammad Nizar mengatakan pihaknya belum menemukan adanya kasus pungli maupun laporan langsung dari masyarakat.

"Kami belum menerima laporan maupun OTT, hari ini tim saber rapat lagi di tri barata untuk menyempurnakan tim lagi. Tapi kita sudah coba mendeteksi yang rentan pungli," kata Wakapolres Belitung, Kompol M. Nizar saat ditemui harian ini, Jumat (10/2).

Baca: Waspadai Serangan Tahajud, Fajar dan Duha dari Timses

Menurutnya, pihaknya akan mengencangkan peran masing-masing pokja di dalam saber pungli seperti pokja intiligen, pencegahan, penindakan, dan yustisi.

"Kalau saat ini misalnya kecepatan 5 km/jam tapi setelah rapat tadi kecepatan bertambah dan kita bergerak ke sana, jika ada sesuatu yg betul-betul meresahkan masyarakat terkait pungli ini langsung kita sikat," ujarnya.

Nizar mengingatkan agar instansi khususnya yang berkaitan dengan layanan publik dapat menjalankan birokrasi sesuai aturan, jangan sampai tertangkap tim saber pungli.

Baca: Begini Cara Polisi Memancing Pencuri Alat Mesin Fotokopi Keluar dari Sarangnya

"Saya rasa gak mungkin gak ada pungli, makanya hari ini setelah rapat dan dapat surat dari ketua saber pungli provinsi kami berkumpul untuk mendiskusikan langkah kedepannya, kita sudah mulai bergerak dan sudah diberikan dana Rp 275 juta untuk empat pokja itu," ujarnya.

Tambahnya, empat pokja ini akan bergerak serentak.

Ia berharap semua bentuk pungli yang terjadi di Negeri Laskar Pelangi itu dapat diberantas, sehingga dapat mewujudkan birokrasi yang transparan.

"Kami berharap dari masing-masing intansi untuk saling mengingatkan, pemda mengingatkan pemda, polres mengingatkan polres, dan kejaksaan juga sama, jangan sampai nanti ditemukan tim saber," katanya.(O2)

Editor: Hendra
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved