Asal Sudah International, Sanem: Tak Masalah Pembangunan Terminal Bandara Ditunda

Jadi melihat skala prioritas. Walau pembangunan ditundakan tidak apa, yang penting sudah Internasional. Karena Bandara ini ujung

Asal Sudah International, Sanem: Tak Masalah Pembangunan Terminal Bandara Ditunda
Pos Belitung
Bupati Belitung, Sahani Saleh saat diwawancarai awak media, usai melepas distribusi logistik Pilkada di Halaman Kantor KPU Belitung, Senin (13/2/2017).

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM.COM, BELITUNG -- Muncul pemberitaan tentang status Bandara H AS Hanandjoeddin Tanjungpandan, Belitung dibatalkan menjadi Internasional belakangan dibantah langsung oleh Bupati Belitung, Sahani Saleh dan Ketua DPRD Kabupaten Belitung, Taufik Rizani bahwa tidak benar.

Menurut mereka, isu yang berkembang itu adalah bagian dari salah informasi. Sebab, beberapa hari lalu pihak Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), secara langsung telah memberikan penjelasan.

Baca: Sanem Sinyalir Ada yang Ingin Menghancurkan Belitung

"Bahwa untuk Bandara ini (H AS Hanandjoeddin), untuk di tahun 2017 ini pembangunan terminalnya ditunda, karena terkait dengan anggaran pusat. Soalnya kemarin anggaran itu Rp 2,5 triliun dipotong dan didalamnya ada untuk pembangunan terminal itu," ungkap Bupati Belitung, Sahani Saleh (Sanem) kepada posbelitung.com, Senin (13/2/2017).

Pembangunan terhadap terminal Bandara H AS Hanandjoeddin Tanjungpandan, memang menggunakan Anggaran Pemerintah Pusat. Namun, kini pihak Bappenas telah melakukan pengkajian dan anggaran yang ada.

Baca: Astaga! ABG Kepergok Polisi Lagi Indehoi Diatas Sepeda Motor, Begini Awal Kenalnya

"Jadi melihat skala prioritas. Walau pembangunan ditundakan tidak apa, yang penting sudah Internasional. Karena Bandara ini ujung tombak pengembangan Belitung kedepan," jelasnya.

Selain Terminal Bandara H AS Hanandjoeddin Tanjungpandan, terdapat satu proyek besar lainnya untuk dilakukan penundaan. Proyek tersebut adalah Karantina Pulau Naduk, yang berskala Nasional.

"Memang awalnya tahun ini sudah mau mulai dibangun, tapi ditunda karena alasan anggaran. Tapi itu nanti akan dibangun, tapi target kami 2019 harus selesai semua," pungkasnya. (*).

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved