Advetorial

Haji Wali Hamdan Akan Melaporkan Balik Timses Penyebar Fitnah

Pemberitaan yang telah dipublikasikan kepada masyarakat kata Topan, telah menimbulkan fitnah atau pencemaran nama baik

Haji Wali Hamdan Akan Melaporkan Balik Timses Penyebar Fitnah
Ist
Pengacara Topan Mandela, S.H., M.H.

Laporan Wartawan Bangka Pos Evan Saputra

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pengacara Topan Mandela, S.H., M.H menerangkan atas pemberitaan yang dimuat oleh media lokal yang berjudul salah satu pasangan calon yang berjudul "Tegas Tolak HTI, Justru Difitnah Pro HTI".

Pemberitaan yang telah dipublikasikan kepada masyarakat kata Topan, telah menimbulkan fitnah atau pencemaran nama baik terhadap kliennya ustadz H Wali Hamdan.

"Ini percemaran nama baik terhadap klien kami Ustad Haji Wali Hamdan. Pasalnya, persoalannya Timses Erzaldi Roesman menyebutkan, mobil Avanza Putih yang membawa selebaran gelap itu berplat B-1413-NKN. Setelah ditelusuri, ternyata supir mobil tersebut merupakan supir ambulan milik salah satu petinggi partai politik di Babel," ujar Suharno ketika dikonfirmasi melalui sambungan telpon, seperti diberitakan Rabu (8/2/2017).

Lebih lanjut Suharno juga menyebutkan, setelah diintrograsi dari 6 (enam) pelaku itu, satu di antaranya berinisial TR. TR sendiri diperintahkan oleh HW, warga Simpang Teritip, Bangka Barat. HW ini merupakan orang kepercayaan dari elite politik lawan salah satu pasangan calon.

"Faktanya Klien kami tidak ada menyuruh TR menyebarkan selebaran gelap yang merugikan pasangan calon gub Erzaldi. Seakan-akan klien kami oleh Suharno dianggap sebagai doen pleger atau orang yang menyuruh melakukan untuk menyebarkan selebaran gelap. Padahal klien kami selaku tokoh agama sekaligus Dai kecamatan Simpang tertip tidak ada beraviliasi dengan partai politik manapun, dan tidak memihak kepada pasangan calon manapun," kata Topan, Senin (13/2/2017).‎

Selain dari pemberitaan media, Topan mengatakan kliennya juga telah difitnah dan dicemarkan nama baiknya melalui medsos facebook, whatsaap dan selebaran yang difotokopi dari pemberitaan di atas dan dibagi bagikan kepada masyarakat.

"Terhadap tindakan yang merugikan klien kami maka kami akan mengambil langkah hukum yaitu melaporkan timses tersebut kepihak berwajib. Selain melaporkan timses tersebut kami juga akan melaporkan panwaslu Bangka induk atas tindakan mengeluarkan data-data dari pihak palson untuk digunakan timses tersebut memfitnah dan mencemarkan nama baik klien kami," ujar Topan.(*)



Penulis: Evan
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help