Advetorial

Ada Hadiah Rp 10 juta Bagi Masyarakat yang Dapat Tangkap Penyebar Selebaran Gelap

Tim Pemenangan Paslon ini akan memberikan hadiah sebesar Rp 10 juta bagi masyarakat yang dapat menangkap penyebar selebaran

Ada Hadiah Rp 10 juta Bagi Masyarakat yang Dapat Tangkap Penyebar Selebaran Gelap
bangkapos.com/Evan Saputra
Ketua tim advokasi PDIP Babel, Iwan Prahara melaporkan adanya selebaran gelap ke sentra gakumdu 

Laporan Wartawan Bangka Pos Evan Saputra

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Mendekati waktu pemilihan, saat ini semakin marak penyebaran selebaran gelap yang menyudutkan dan merugikan Paslon nomor urut 2 H. Rustam Effendi -- H. Muhammad Irwansyah.

Untuk itu, pihak Tim Pemenangan Paslon ini akan memberikan hadiah sebesar Rp 10 juta bagi masyarakat yang dapat menangkap penyebar selebaran tersebut.

Demikian dikatakan Syamsumin Jauhari melalui pers rilis yang disampaikan kepada Bangka Pos, Selasa (14/02/2017).

"Penyebaran selebaran yang menyudutkan dan merugikan paslon kami sudah menyebar diseluruh pelosok Bangka Belitung," ungkap Syamsumin.

Pihaknya pun melalui Tim Advokasi paslon sudah melapor ke Gakumdu Bawaslu Provinsi Bangka Belitung untuk ditindaklanjuti.

"Kami juga sudah menginstruksikan kepada seluruh pengurus PDI Perjuangan disemua tingkatan untuk siaga dan berjaga-jaga dapat menangkap penyebar selebaran," ungkap politisi PDI Perjuangan ini.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Pangkalpinang Abang Hertza mengatakan, penyebaran selebaran gelap yang dilakukan oknum yang tidak bertanggungjawab ini karena tingkat kepuasan masyarakat terhadap Rustam Effendi - Muhammad Irwansyah diatas 70 persen.

"Apalagi dipenghujung hari pencoblosan, ada upaya lawan politik ingin menjatuhkan paslon kita karena meningkatnya elektibilitas dengan program-program kerja yang menyentuh serta berpihak kepada wong cilik," kata Hertza.

Sedangkan Rustam Effendi sendiri, kata Hertza menanggapi black campaign ini dengan rendah hati dan penuh kesederhanaan serta menyerahkan ke proses hukum yang berlaku

"Masyarakatlah yang menilai siapa pemimpin yang layak dipilih dan pro kepada masyarakat kecil. Dan terakhir Allah SWT yang menentukannya," ujar Wakil Ketua DPRD Kota Pangkalpinang ini. (*)

Penulis: Evan
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help