Inilah Titik Rawan Terjadi Banjir di Kabupaten Belitung

Kondisi air dibeberapa lokasi ini, kini sudah mulai surut. Misalkan untuk di Kampung Amau, air sudah mulai surut

Inilah Titik Rawan Terjadi Banjir di Kabupaten Belitung
Pos Belitung
Kondisi banjir yang melanda kota Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Kamis (16/2/2017). 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Titik banjir di Kota Tanjungpandan, Kabupaten Belitung tercatat merendam Kelurahan Parit, Kampung Damai, Desa Air Raya dan Desa Air Merbau.

Ratusan rumah warga telah terendam banjir sejak pukul 03.00 WIB dini hari.

Khusus untuk di Kelurahan Kampung Damai dan Kelurahan Parit (Kampong Amau), terdapat 350 unit rumah telah terendam banjir.

Baca: Belitung Diminta Siaga Banjir, Tiga Hari ke Depan Masih Diguyur Hujan

Sedangkan di Desa Air Raya yaitu diperumahan Belitong Regency yaitu pada blok D, kondisi banjir merendam sekitar 40 rumah dan di Jalan Serma Abdullah RT 16/06 Desa Air Raya, air menggenangi 16 unit rumah warga.

"Nah kalau untuk di Air Merbau tidak begitu banyak, hanya sekitar 6 atau 7 rumah saja," ucap Kabid Penanggulangan Bencana Satpol PP Kabupaten Belitung, Abdul Sani kepada posbelitung.com, Kamis (16/2/2017).

Kondisi air dibeberapa lokasi ini, kini sudah mulai surut. Misalkan untuk di Kampung Amau, air sudah mulai surut sejak pukul 13.30 WIB, lantaran mengikuti air laut surut sore hari.

Namun untuk di Jalan Serma Abdulah RT 16/06 Desa Air Raya dan Air Merbau, kondisi air yang merendam rumah warga pada pukul 15.30 WIB masih selutut orang dewasa dari ketinggian awal banjir 1,5 meter.

Baca: Belitung Dilanda Banjir, Lima Warga Sakit dan Seorang Bayi Dievakuasi

Tim Penanggulangan Bencana Satpol PP Kabupaten Belitung, Kamis (16/2/2017) ketika mengevakuasi korban banjir yang dalam kondisi sakit. Dokumen BPB Satpol PP Kabupaten Belitung
Tim Penanggulangan Bencana Satpol PP Kabupaten Belitung, Kamis (16/2/2017) ketika mengevakuasi korban banjir yang dalam kondisi sakit. Dokumen BPB Satpol PP Kabupaten Belitung (Pos Belitung)

Sedangkan untuk di perumahan Belitung Regency Desa Air Raya, hingga pukul 16.00 WIB masih belum surut. Kondisi air yang paling dalam, masih selutut orang dewasa dari ketinggian awal sekitar satu meter.

"Kalau di Belitung Regency memang agak lama surut air nya, soalnya air mau keluar susah, sedangkan dibagian dekat sungai sana ada masyarakat negkot (aktivitas tambang timah masyarakat secara sederhana gunakan mesin robin)," bebernya. (*).

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved