Inilah 10 Jenis Racun yang Digunakan Para Pembunuh Sadis di Dunia

Namun, tidak banyak orang yang mengetahui zat-zat apa sajakah yang tergolong sebagai racun paling mematikan yang pernah digunakan

Inilah 10 Jenis Racun yang Digunakan Para Pembunuh Sadis di Dunia
Shutterstock
Ilustrasi keracunan. 

BANGKAPOS.COM--Berita pembunuhan yang melibatkan racun kembali ramai dibicarakan setelah kasus kematian Wayan Mirna Salihin yang menggunakan Sianida.

Topik pembicaraan kali ini melibatkan teori konspirasi tingkat tinggi karena korbannya adalah kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, yaitu Kim Jong Nam.

Kasus pembunuhan ini juga semakin ramai dibicarakan di Indonesia karena polisi Malaysia menangkap seorang WNI bernama Siti Aisyah yang, bersama dua orang lainnya, diduga terlibat dalam pembunuhan yang melibatkan racun bernama ricin tersebut.

Tentu saja pembunuhan dengan menggunakan racun sudah berulang kali terjadi, termasuk yang dilakukan oleh 10 penjahat paling sadis ini.

Namun, tidak banyak orang yang mengetahui zat-zat apa sajakah yang tergolong sebagai racun paling mematikan yang pernah digunakan oleh para pemunuh sadis untuk menghilangkan nyawa korbannya.

Ilustrasi
Ilustrasi (dok)

Berikut di antaranya:

 10. Hemlock
Hemlock atau conium adalah tanaman berbunga yang sangat beracun di Eropa dan Afrika Selatan.

Tanaman ini salah satu yang populer di zaman Yunani kuno, yang digunakan untuk membunuh tawanan mereka. Untuk orang dewasa, konsumsi 100mg conium atau sekitar 8 daun tanaman dapat berakibat fatal, yaitu kematian yang diawali dengan kelumpuhan hingga berhentinya sistem pernapasan.

Salah satu korban dari racun ini yang paling terkenal adalah filsuf Yunani, Socrates. Dihukum mati karena ketiadaan rasa hormat di 399 SM, ia diberi infus sangat terkonsentrasi hemlock

 9. Aconite
Aconite berasal dari tanaman monkshood. Racun ini dapat menyebabkan teganggunya fungsi jantung aritmia yang menyebabkan korban mati lemas.

Halaman
1234
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved