Aliong Gelapkan Dana Konsumen Showroom Rico 21

Ratno alias Aliong Kepala Cabang shoowroom motor Rico 21 Belinyu menjalani sidang penggelapan dana konsumen

Aliong Gelapkan Dana Konsumen Showroom Rico 21
bangkapos.com/Deddy Marjaya
Alion terdakwa kasus penggelapan showrom Rico 21 Cabang Belitung saat menjaalni sidang Selasa (21/2/2017). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Deddy Marjaya

TRIBUNNEWS.COM, BANGKA -- Ratno alias Aliong Kepala Cabang shoowroom motor Rico 21 Belinyu menjalani sidang penggelapan dana konsumen, Selasa (21/2/2017) di Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat.

Agenda sidang yang dipimpin oleh hakim ketua Jonson Parancis dengan anggota Joni Mauludin dan Beni Yoga Dharma ini yakni pemeriksaan saksi.

Saksi yang dihadirkan antara lain pimpinan dan karyawan Rico 21 serta pembeli motor di showroom tersebut.

Aliong duduk sebagai pesakitan setelah sebelumnya dilaporkan oleh pimpinan Rico 21 karena menggelapkan dana milik pembeli dan kreditur motor di showroom tersebut.

Kerugian yang dialami oleh showroom motor tersebut berpotensi mencapai ratusan juta.

"Memang untuk yang terbukti digelapkan Rp 32 juta lebih namun potensi kerugian perusahaan bisa mencapai ratusan juta rupiah," kata Subekti Winiarso, pimpinan perusahaan Rico 21 yang berpusat di Pangkalpinang ditemui di sela sidang.

Menurut Subekti Winiarso pihaknya mendapatkan kejanggalan saat melakukan audit showroom Rico 21 Cabang Belinyu pada bulan September 2016.

Selain itu juga ada pengaduan dari pembeli motor baik yang membeli kontan maupun yang kredit.
Dari temuan tersebut pimpinan Rico 21 langsung meminta keterangan dari Aliong selaku kepala cabang Rico 21 Belinyu.

Namun Alion masih terus berkelit dan diputuskan untuk dilaporkan ke pihak kepolisian.
Modus yang digunakan oleh Aliong antara lain menggelapkan uang pelanggan yang membeli secara tunai.

Kemudian Aliong melaporkan sebagai pembelian kredit.
Sehingga saat pemilik motor akan mengambil BPKB barulah terbongkar.

Selain itu juga Aliong menggelapkan uang angsuran milik pembeli kredit yang menitipkan kepadanya namun tidak disetorkan.

"Saya diperintahkan owner Rico 21 bapak Hai Lie atau Ko Ali untuk melaporkan kasus tersebut ke kepolisian dan saya juga sebagai saksi kasus ini," kata Bekti Winiarso

Usai menjalani persidangan Aliong yang dikawal petugas tidak mau berkomentar terkait kasus tersebut sebagai hak jawabnya.

Aliong hanya mengambil sikap diam dan masuk ke ruang transit tahanan di PN Sungailiat.

Penulis: deddy_marjaya
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help