Geram, Ini Jawaban Aliong Saat Ditunjukkan Foto Bocah yang Dibunuhnya Secara Keji

Kedua korban dicekik, kemudian jasatnya dimasukan dalam karung dan dibenamkan dalam lumpur bekas tambang timah (TI)

Geram, Ini Jawaban Aliong Saat Ditunjukkan Foto Bocah yang Dibunuhnya Secara Keji
bangkapos.com/Fery Laskari
Aliong (39), tak bergeming saat menatap foto kedua korban yang dia bunuh secara sadis. Mata pelaku nyaris tak berkedip, seolah penuh tatapan kosong. Tampak Aliong, mengenakan kaus coklat duduk di hadapan Jaksa (JPU) Kejari Bangka, Aditia Sulaeman, Senin (20/2/2017). 

Mendengar ucapan jaksa, Aliong diam sejenak, sebelum akhirnya memberi sebuah alasan mengapa dia melakukan perbuatan keji yang dimaksud..

"Saya takut ditangkap polisi (karena bunuh Imelda, Ibu Aura). Sehingga terpaksa Aura saya bunuh juga (karena Aura saksi tunggal saat Aliong bunuh Imelda). Saya takut ditangkap polisi, saya dak mau pisah sama istri dan anak saya pak," kilah Aliong, menyebut alasanya membunuh bocah perempuan, keponakan sendiri.

Aliong memperagakan saat membunuh korban dalam rekonstruksi, Kamis (19/1/2017).
Aliong memperagakan saat membunuh korban dalam rekonstruksi, Kamis (19/1/2017). (bangkapos/deddy marjaya)

JPU Aditia Sulaeman sempat memancing pengakuan dari Aliong, apakah dia juga sempat menyetubuhi Aura sebelum dicekik dan dibenamkan dalam lumpur. Namun Aliong, membantahnya.

"Saya tidak ada perkosa, tidak sama sekali pak. Dia (Aura) keponakan saya sendiri, saya sayang sama dia. Saya menyesal...!" kata Aliong.

Sementara itu, Aliong (39) didampingi Pengacaranya, Jailani, diminta kembali menceritakan kronologis pembunuhan sadis yang dia lakukan pada Imelda (32) dan anak Imelda, Aura (7), Warga Bedeng Akeh asal Liingkuingan Nelayan Sungailiat.

Pengulangan cerita ini dimaksudkan Jaksa Aditia, agar kisah sebenarnya sesuai dalam berita acara yang dibuat penyidik kepolisian, sebelumnya.

Menurut Aliong, awalnya istrinya, ER, tak tahu bahwa dia membunuh Imelda (32) dan Aura (7). Sang istri tersangka, ER (30), baru tahu, setelah kasus ini dibongkar polisi.

Namun soal, korban berkali-kali menelepon pinjam uang, ER istri Aliong, mengetahuinya.

"Sebelumnya Tanggal 30 malam (30/12/2016), dia (Imelda) mau pinjam duit. Waktu itu saya sama istri saya (ER) lagi nonton (TV). Istri saya tahu dia (Imelda) nelepon pinjam duit. Tapi kami bilang nggak ada duit," kata Aliong, mengulang cerita.

Keesokan harinya, 1 Januari 2017 lanjut Aliong, korban (Imelda) lagi-lagi menelpon dirinya untuk pinjam uang.

Halaman
1234
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved