Pembudidaya Udang Galah Sungaiselan Pernah Rugi Rp 200 Juta Karena Banjir

Menurut pembudidaya udang galah di Sungaiselan, Kasmir, harus merelakan ratusan udangnya yang keluar dari tambak akibat banjir

Pembudidaya Udang Galah Sungaiselan Pernah Rugi Rp 200 Juta Karena Banjir
bangkapos.com/Riski Yuliandri
Pembudidaya udang galah Sungaiselan, Kasmir saat menceritakan suka duka menjalani usaha tersebut dihadapan Wakil Bupati Bateng. 

Laporan wartawan bangkapos, Riski Yuliandri

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bencana banjir yang melanda di Pulau Bangka beberapa waktu lalu berdampak juga terhadap budidaya udang galah di Sungaiselan, Bangka Tengah (Bateng).

Menurut pembudidaya udang galah di Sungaiselan, Kasmir, harus merelakan ratusan udangnya yang keluar dari tambak akibat banjir tersebut. Padahal saat terjadi bencana tersebut, udang-udang tersebut sudah siap untuk dipanen.

"Waktu banjir kemarin hampir seluruh udang kami habis, tapi kami anggap sedekah untuk masyarakat karena waktu itu juga banyak warga yang dapat udang itu di sungai," ungkap ketua kelompok usaha mandiri II tersebut, Kamis (23/2/2017).

Akibat kejadian tersebut, ia bersama sembilan anggota lainnya harus rela mengalami kerugian sekitar Rp 200an juta.

Penulis: Riski Yulianri
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved