Supriyadi Peringatkan Warga Basel Jangan Nikah Muda

Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Bangka Selatan melakukan promosi dan konsil kesehatan reproduksi bagi petugas PLKB dan KB

Supriyadi Peringatkan Warga Basel Jangan Nikah Muda
bangkapos.com/Riki Pratama
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Supriyadi 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Bangka Selatan melakukan promosi dan konsil kesehatan reproduksi bagi petugas PLKB dan KB, Pemegang Program KIA dan KB di Puskesmas, dan penyuluh lapangan keluarga berencana, Kamis (23/2/2017)

Dimana menurut Kepala Dinas Supriyadi mengatakan bahwa Bangka Selatan saat ini banyak warganya yang menikah muda, untuk itu menurutnya perlu di berikan pemahaman mengenai dampak tersebut.

Dikatakan mantan Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Babel ini ada beberapa langkah yang di tawarkan oleh pihak kesehatan dalam mengendalikan jumlah penduduk di Basel dengan cara 4 T.

"Pertama menekan pernikahan terlalu muda, yakni menikah di bawah 20 tahun, apalagi di sini banyak nikah mudah, karena terlalu muda sistem reproduksi belum siap melahirkan, harusnya masih bermain, tetapi sudah mengurus bayi, sehingga berpengaruh pada kualitas bayinya,"jelas Supriyadi kepada bangkapos.com, Kamis (23/2/2017)

Selalin itu apabila terlalu tua pernikahan dilaksanakan di umur 35 tahun dan masih ingin punya anak maka akan beresiko karena usia yang telah mencapai kepala tiga.

"Biasanya ini perempuanya janda di umur 35,karena suaminya meninggal atau cerai bersuami kembali, lalu ingin mempunyai keterunan ini sangat beresiko, di usia segitu silakan saja nikah tetapi tidak mengharapkan keterunan lagi,"jelasnya

Selanjutnya menurut Supriyadi, istilah "T" berikutnya yakni jangan terlalu rapat artinya harus memiliki jarak melahirkan antara anak pertama dan kedua minimal setelah berumur tiga tahun.

"Dan yang terakhit jangan terlalu banyak, harapanya perlu di rencanakan karena melihat kebutuhan ekonomi saat ini yang sangat tinggi, dua anak cukup, laki laki perempuan sama saja,"jelasnya

Penulis: Riki Pratama
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved