Komisi II dan Dinas Pertanian Bicarakan Perda Pengamanan Lahan Persawahan

Demi mengamankan lahan persawahan di Negeri Laskar Pelangi, DPRD Kabupaten Belitung menyarankan rancangan perda.

Komisi II dan Dinas Pertanian Bicarakan Perda Pengamanan Lahan Persawahan
bangkapos.com/dok
Anggota DPRD Kabupaten Belitung, Marwan Putra Fajar 

Laporan Wartawan Pos Belitung Dede Suhendar

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Demi mengamankan lahan persawahan di Negeri Laskar Pelangi, DPRD Kabupaten Belitung menyarankan rancangan perda.

Dalam aturan tersebut nantinya untuk mencegah lahan yang sudah dicanangkan untuk persawahan tidak beralih fungsi.

"Kalau kita lihat sekarang masyarakat lokal juga sudah mulai melirik sektor persawahan. Terbukti dari beberapa kelompak tani anggotanya adalah masyarakat setempat, seperti Desa Kacang Butor," ujar anggota Komisi II, DPRD Kabupaten Belitung, Marwan Putra Fajar kepada posbelitung.com, Minggu (26/2/2017).

Menurutnya Perda tersebut akan bersifat mengikat terhadap lahan persawahan. Sehingga nantinya lahan yang sudah dicanangkan itu tidak bisa dimanfaatkan sebagai lokasi pertambangan dan lainnya.

Ia mengatakan, DPRD Kabupaten Belitung sudah melihat wujud dari Perda tersebut usai melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu.

"Di sana (Bogor) mereka sudah punya, padahal kalau dibandingkan lahan mereka lebih sedikit. Persoalannya di sana lahan sawah banyak beralih fungsi jadi hotel," katanya.

Selain itu, lanjut Marwan, lahan-lahan persawahan disiapkan pemerintah untuk mewujudkan program swasemda pangan. Jika lahan tersebut sudah beralih fungsi, maka secara otomatis, program tersebut tidak akan terwujud.

Dirinya menambahkan, bahwa DPRD sudah membicarakan rencana tersebut kepada SKPD terkait dan disetujui.

"Kenapa harus Perda, karena kekuatan hukumnya lebih kuat. Kalau hanya Perdes kan masih lemah," katanya.

Namun ketika ditanya kenapa bukan DPRD yang menjadi inisiatif, Marwan berkilah masih terdapat SKPD yang menaungi masalah persawahan.

"Masalah persawahan ini kan ada SKPDnya jadi mereka yang menyusun," katanya.

Penulis: Dede Suhendar
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved