BangkaPos/

KKP Datang Tindaklanjuti 2 Surat Menteri Susi Yang Tak Digubris Pengusaha Timah Babel

Pengusaha menurutnya harus mengikuti langkah ini karena diarea laut belum diatur secara resmi didalam zonasi.

KKP Datang Tindaklanjuti 2 Surat Menteri Susi Yang Tak Digubris Pengusaha Timah Babel
Bangkapos.com / Evan Saputra
Suharyanto memberikan penalaran di DKP Babel untuk mempercepat penyelesaian perda zonasi 

Laporan Wartawan Bangka Pos Evan Saputra

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Selain membantu percepatan perda zonasi, Direktur perencanaan ruang laut, Dirjen pengolahan ruang laut, Kementerian Kelautan Perikanan (KKP), Suharyanto mengatakan kedatangan dirinya ke Babel untuk menindaklanjuti surat menteri Susi yang meminta seluruh aktivitas tambang dilaut dihentikan sementara sebelum perda selesai.

Sudah ada dua kali surat serpa dilayangkan oleh kementerian ini, untuk meminta seluruh aktivitas tambang dilaut dihentikan.

Namun hingga saat ini penambangan laut masih tetap terjadi, Selasa ( 28/2/2017).

Pengusaha menurutnya harus mengikuti langkah ini karena diarea laut belum diatur secara resmi didalam zonasi.

"Surat itu untuk mensejahterakan rakyat, beliau sudah melakukan sangat tepat, masyarakat babel datang ke Menteri karena terganggu area penangkapan ikannya oleh penambangan, lalu ada surat itu kita minta diberhentikan dulu sebelum ada zonasi, karena kalau mau bambang harus tertip izin harus pakai RZ," ujarnya.

Penulis: Evan
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help