Perjuangan Save SMAN 2 Mendobarat Kandas, Kurtis Minta Pemkab Bangka Lakukan Kasasi

Dia mengatakan, dari informasi yang diperoleh di masyarakat lahan berdirinya SMAN 2 Mendobarat tersebut dari awal sudah tumpang tindih.

Perjuangan Save SMAN 2 Mendobarat Kandas, Kurtis Minta Pemkab Bangka Lakukan Kasasi
bangkapos.com/dok
Kurtis 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Perjuangan Pemkab Bangka di meja Pengadilan Tinggi Pangkalpinang pada tingkat banding kembali kandas, dimana keputusan majelis hakim kembali memenangkan gugatan yang dilayangkan Linda Febriyanti terkait dengan sengketa lahan SMAN 2 Mendobarat.

Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Babel kembali menguatkan keputusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sungailiat yang memutuskan Pemkab Bangka harus membayar ganti rugi senilai Rp 2 milyar terkait sengketa lahan SMAN 2 Mendobarat.

Keputusan majelis hakim tersebut membuat Anggota DPRD Kabupaten Bangka prihatin.

Keprihatinan ini disampaikan Kurtis Anggota DPRD Kabupaten Bangka dari Fraksi Persatuan Amanat Sejahtera (PAS).

Dia mengatakan, dari informasi yang diperoleh di masyarakat lahan berdirinya SMAN 2 Mendobarat tersebut dari awal sudah tumpang tindih.

"Ini untuk ke depan ketika antusiasme masyarakat ingin mendirikan sekolah di desa atau di kecamatan tolong pihak pemerintah atau pihak terkait untuk benar-benar mengecek permasalahan lahan tersebut. Jangan sampai di kemudian hari permasalahan lahan ini menjadi permasalahan hukum. Ini sudah terjadi di SMAN 2 Mendobarat," sesal Kurtis kepada bangkapos.com, Rabu (1/3/2017) di Ruang Komisi B DPRD Bangka.

Kondisi ini menurutnya membuat prihatin nasib para pelajar, guru dan juga biaya APBD yang sangat besar telah dikucurkan Pemkab Bangka untuk membangun sekolah tersebut.

Untuk itu Kurtis berharap ke depan Pemkab Bangk berhati-hati menetapkan suatu kawasan atau lahan jika belum jelas kondisi tanah yang sebenarnya, karena ada beberapa sekolah juga yang lahan menjadi sengketa.

"Beberapa lahan sekolah juga saya mendengar ada yang ahli warisnya menuntut, bukan cuma SMAN 2 Mendobarat, tapi yang ini sudah sampai ke ranah hukum, sudah ada ditetapkan oleh keputusan pengadilan tinggi. Di beberapa ada sekolah ada potensi yang kayak itu terutama sekolah yang baru. Kemudian pernah juga permasalah di SMA Negeri di Belinyu tanah di depan itu," ungkap Kurtis.

Halaman
12
Penulis: nurhayati
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help