Polda Babel Gelar Pasukan Operasi Simpatik Menumbing

Polda Kep Bangka Belitung melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Simpatik Menumbing 2017, Rabu (1/3/2017)

Polda Babel Gelar Pasukan Operasi Simpatik Menumbing
bangkapos.com/Deddy Marjaya
Penyematan tanda operasi Simpatik 2017 oleh Kapolda Bangka Belitung Brigjen (Pol) Anton Wahono Rabu (1/3/2017). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Deddy Marjaya

TRIBUNNEWS.COM, BANGKA -- Polda Kep Bangka Belitung melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Simpatik Menumbing 2017, Rabu (1/3/2017) dipimpin Kapolda Kep Bangka Belitung Brigjen (Pol) Anton Wahono.

Kegiatan ini diikuti oleh personil Polda Kep Bangka Belitung, POM TNI AD, POM TNI AL dan Dinas Perhubungan.

Operasi Simpatik Menumbing 2017 akan digelar selama 21 hari kedepan.

Dalam rangka cipta kondisi peningkatan kesadaran disiplin, taat dan tertib berlalulintas serta pelayanan prima kepolisian kepada masyarakat.

Menurut Brigjen (Pol) Anton Wahono tujuan dilaksanakan kegiatan Operasi Simpatik adalah untuk menekan angka pelanggaraan dan kecelakaan lalulintas.

Perlu kesadaraan dari pengguna jalan untuk mentaati aturan lalulintas.

Pelanggaran terbanyak adalah melawan arus lalulintas dan pelanggaran rambu rambu lalulintas di Bangka Belitung.

"Kedisiplinan menggunakan perlengkapan seperti dianggap remeh padahal bisa berakibat fatal juga berkendaraan sambil beraktifitas menggunakan HP dan lainnya serta menkonsumsi miras bisa menyebabkan kecelakaan yang merenggut nyawa," kata Brigjen (Pol) Anton Wahono.

Jajaran Polda Kep Bangka Belitung berdasarkan tilang dan teguran tahun 2015 terjadi 31.886 pelanggaran dengan rincian tilang sebanyak 23.317 dan teguran sebanyak 8569 kali.

Sementara lakalantas ditahun 2015 terjadi sebanyak 267 kali dengan korban meninggal dunia 228, luka berat 140 dan luka ringan 176 orang.

Sedangkan ditahun 2016 terjadi 27.487 dengan rincian 22.942 dan 4.545 kali teguran.

Sementara lakalantas ditahun 2016 terjadi 229 kali lakalantas dengan korban meninggal dunia sebanyak 196 orang, luka berat 124 orang dan luka ringan 131orang.

Dari data diatas terjadi penurunan baik angka lakalantas dan pelanggaran dari tahun 2015 ke tahun 2016.

"Harapan saya angka lakalantas dan pelanggaran terus bisa ditekan di Bangka Belitung dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk tertib berlalulintas," kata Brigjen (Pol) Anton Wahono.

Penulis: deddy_marjaya
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help