Jalan-jalan ke Kampung Peninggalan Warga Keturunan Arab

Kampung Arab Pekojan yang dahulunya mayoritas dihuni oleh warga keturunan Arab, Yaman dan India, saat ini semakin lama semakin menjadi minoritas.

Jalan-jalan ke Kampung Peninggalan Warga Keturunan Arab
KOMPAS.COM/Alek Kurniawan
Papan petunjuk Kampung Arab Pekojan yang terletak di samping Masjid An Nawier. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Kawasan Kampung Arab Pekojan yang terletak di Tambora, Jakarta Barat siang itu, Kamis (2/3/2017) terlihat begitu tenang seperti biasanya.

Pada saat kedatangan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud tengah berlangsung meriah di beberapa tempat di Jakarta, Kampung Arab Pekojan tetap menjalankan aktivitas seperti biasanya.

Kampung Arab Pekojan yang dahulunya mayoritas dihuni oleh warga keturunan Arab, Yaman dan India, saat ini semakin lama semakin menjadi minoritas.

Baca: Hari Ini Raja Salman Jalan-jalan Sambil Belanja Pakai Kartu Kredit

“Pada zaman di mana kakek nenek saya masih hidup, kawasan ini dulunya memang banyak keturunan Arab yang tinggal. Namum seiring berjalannya waktu banyak warga yang berpindah tempat. Ada yang ke daerah Condet, Tanah Abang, dan lain-lain,” ujar salah satu warga Pekojan, Fahmi.

Fahmi mengatakan meskipun Kampung Arab Pekojan tidak lagi banyak dihuni oleh etnis Arab, namun masih tersedia berbagai peninggalan sejarah yang menjadi simbol dari Kampung Arab Pekojan ini.

Baca: Raja Salman Sudah Sepuh tapi Ternyata Gaul Ya, Lihat yang Dilakukannya Bareng Jokowi

“Di sini mayoritas peninggalan sejarahnya berupa rumah ibadah atau masjid. Contohnya ada Masjid An Nawier, Langgar Tinggi, dan Masjid Al Anshor. Biasanya banyak juga wisatawan yang datang ke ketiga tempat itu. Bisa dibilang kalau Kampung Arab Pekojan menjadi tempat wisata religi,” ujar laki-laki keturunan Yaman ini.

KompasTravel pun mencoba mengeksplor beberapa tempat wisata yang biasanya dikunjungi wisatawan.

Baca: Beginilah Putri-putri Kerajaan Saudi, Suka Beramal, Ikon Fesyen Dunia Hingga Belanja Rp 200 M Sehari

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help