Kurangi Kebiasaan Minta Dibawakan Oleh-oleh, Ini Alasannya

sebaiknya, mulai dari sekarang Anda mengurangi kebiasaan meminta oleh-oleh dari teman yang bepergian

Kurangi Kebiasaan Minta Dibawakan Oleh-oleh, Ini Alasannya
ISTOCKPHOTO

BANGKAPOS.COM - Saat tahu teman atau orang yang kita kenal akan berpergian atau piknik ke suatu tempat, luar negeri misalnya, mungkin sebagian di antara kita ada yang memiliki tradisi menitip oleh-oleh atau bahkan minta.

Namun sebaiknya, mulai dari sekarang Anda mengurangi kebiasaan tersebut.

Memang mendapatkan oleh-oleh atau cenderamata dari orang yang berpergian bisa menajadi sesuatu yang spesial.

Tetapi jika keblabasan, hati-hati sebab kebiasaan tersebut justru bisa memberatkan orang lain.

Apalagi jika Anda sering meminta dibawakan oleh-oleh pada orang yang sebenarnya tidak memiliki hubungan terlalu dekat misalnya.

Keluhan soal lontaran kata-kata 'oleh-oleh ya' atau 'nitip makanan daerah ya' pun sebenarnya banyak dialami orang yang berpergian.

Responsnya biasa bervariasi, mulai dari sekadar basa-basi, senang, atau bahkan bisa membuat kesal dan menghancurkan mood Anda liburan.

Lalu apa yang perlu diperhatikan ketika menitip oleh-oleh kepada rekan Anda? Berikut tips dari penulis buku The Naked Traveler, Ade Perucha Hutagaol atau lebih dikenal dengan nama pena Trinity Traveler.

"Kalau mau titip oleh-oleh, dia harus tahu oleh-oleh apa yang mau dititip. Jangan sampai menyusahkan jalan-jalan yang pergi," kata Trinity.

Trinity menyebut seorang penitip oleh-oleh harus tahu rencana perjalanan orang yang akan dititipkan. Selain itu, penitip harus tahu di mana tempat membeli dan harga oleh-oleh yang akan dibeli.

Halaman
123
Editor: Alza Munzi
Sumber: Nova
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved