BangkaPos/

MXGP Indonesia 2017

Perjuangan Keras Courtney Duncan Terbayar dengan Raih Podium Satu

Pembalap wanita bernomor punggung 151 itu menjuarai race kedua kelas Motorcross Women Champhionship (MXW).

Perjuangan Keras Courtney Duncan Terbayar dengan Raih Podium Satu
BANGKA POS/RESHA JUHARI
WOMEN MOTOCROSS CHAMPIONSHIP - Pebalap Yamaha asal New Zealand, Courtney Duncan, memacu motornya pada Women Motocross Championship (WMX) dalam kejuaraan seri kedua Motocross Grand Prix (MXGP) 2017 di kawasan GOR Sahabuddin, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Minggu (5/3/2017). Courtney Duncan, menjadi yang tercepat dalam seri tersebut dan naik keatas podium dengan posisi pertama. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- GIRL Strong, Girl Strong! Itulah kalimat yang disorakkan komentator di sirkuit MXGP dekat GOR Sahabuddin, Bangka Belitung, Minggu (5/3).

Kondisi sirkuit yang becek karena hujan membuat para pembalap MXGP harus berjuang ekstra. Terutama pembalap wanita yang ikut kejuaraan dunia ini.

“Aku berjuang untuk menyelesaikan track yang kedua ini, kalau tidak hati-hati maka akan kepeleset karena track licin. Jika dimulai awal (sebelum hujan) setidaknya akan lebih bagus” kata pembalap Selandia Baru, Courtney Duncan, Minggu (5/3).

Pembalap wanita bernomor punggung 151 itu menjuarai race kedua kelas Motorcross Women Champhionship (MXW).

Dia meraih angka total 41. Di race pertama, pembalap 21 tahun itu mengumpulkan 16 angka di race pertama, dan 25 angka pada race kedua.

Courtney sempat membuat kesalahan saat memulai start di race kedua.

Bahkan dia tergelincir dan jatuh sehingga mengalami luka lecet. Namun Courtney bangkit dan berhasil unggul.

Posisi kedua pada race kedua ditempati pembalap asal Italia dengan nomor punggung delapan atas nama Kiara Fontanesi yang mengumpulkan skor 30.

Sementara di tempat ketiga diraih pembalap asal Perancis dengan nomor punggung 114 atas nama Livia Lancelot. Dari dua race, ia mengumpulkan skor 26.

Sementara dari tiga pembalap wanita Indonesia, hanya satu yang berhasil mengakhiri kejuaraan dunia tersebut.

Dia adalah Suci Mulyani (15) yang mencatat total score 9.

Dua pembalap Indonesia lainnya, Novita Anjani dan Monica Defeter tidak diperkenankan panitia ikut balapan kemarin. Hal ini karena kondisi fisik keduanya kurang prima.

Suci Mulyani turut mengakui sirkut MX GP di GOR Sahabuddin terasa berat karena faktor cuaca yang tidak mendukung.

“Pas belok gitu (tracknya) licin dan tarikannya lebih berat jadi harus lebih berhati-hati. Di tempat latihan kondisi lapangan kalau hujan ya sama tapi kalau ini lebih parah,” kata pelajar kelas 1 SMA ini.

Dengan pencapaian total score 9, Suci menjadi crosser wanita yang menempuh garis finish terakhir kali, tak muluk Suci pun berharap di penampilan MX GP woman berikutnya dirinya bisa masuk ke sepuluh besar. (o1)

Editor: Hendra
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help