BangkaPos/

Pegawai Swasta Pusing Mikir Pensiun, Jangan Khawatir Ikuti Saja Cara Ini Pasti Aman

BPJS hanya memiliki tiga program yakni program kecelakaan kerja, jaminan hari tua dan jaminan kematian.

Pegawai Swasta Pusing Mikir Pensiun, Jangan Khawatir Ikuti Saja Cara Ini Pasti Aman
Bangkapos/Ardhina Trisila Sakti
Kepala Cabang Kantor BPJS Ketenagakerjaan, Hery Subroto (paling kiri) saat berfoto bersama dengan empat ahli waris Jaminan Pensiun, Rabu (8/3) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Ardhina Trisila Sakti

BANGKAPOS.COM, BANGKA--- "Selama ini konotasi pensiun untuk Polri dan PNS namun sekarang pekerja swasta juga bisa dapat pensiun" inilah ungkapan Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Hery Subroto saat menemui empat ahli waris Jaminan Pensiun untuk memperkenalkan program baru BPJS ketenagakerjaan yang baru diluncurkan 2015 lalu.

Keempat almarhum dari empat ahli waris Jaminan Pensiun diketahui bekerja di perusahaan berbeda seperti Telekomunikasi Indonesia (Telkom), PT.Timah, Bumi Permai Lestasi (BPL) Unit BKT Perak EST dan Pinago Utama.

Keempat ahli waris pun mendapat pensiunan berkala dengan jumlah variatif berikisar Rp.301.050 sampai Rp. 323.980 per bulan.

Sebelumnya BPJS hanya memiliki tiga program yakni program kecelakaan kerja, jaminan hari tua dan jaminan kematian.

Belum genap satu tahun, program baru Jaminan Pensiun dari BPJS Ketenagakerjaan mengklaim telah menggait 80 persen instansi pemerintahan dan perusahaan swasta skala menengah atas untuk ikut program ini.

Beberapa perusahaan swasta diantaranya perusahaan sawit dan perhotelan di Bangka Belitung.

Hery menjelaskan untuk mengikuti program ini perusahaan dan tenaga kerja saling berbagi untuk membayar iuran sebesar 5 persen dari gaji (upah).

Komposisinya 1 persen ditanggung oleh tenaga kerja dan 4 persen ditanggung oleh perusahaan.

"Sampai saat ini belum ada yang ikut program Jaminan Pensiun ini perorangan. Tapi untuk perusahaan tiap tahun banyak yang berminat" jelas Hery usai seremoni serah terima Jaminan Pensiun di Kantor BPJS Ketenagakerjaan kantor cabang Pangkalpinang.

Menariknya, Jaminan Pensiun yang disetorkan melalui transfer rekening ahli waris ini secara berkala atau setiap tahun akan mengalami kenaikan untuk menyesuaikan kondisi inflasi kebutuhan hidup.

"Diupayakan setiap tahun naik (jaminan pensiun), semisal dari Rp 310.000 jadi Rp.350.000. Tapi naik berapa pesennya itu yang menghitung dari kantor pusat" ungkap Hery yang tak dapat memperkirakan persentase kenaikan jaminan pensiun ini.

Penulis: Dhina Sakti
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help