BangkaPos/

Sakit tak Kunjung Sembuh, Sopiandi Gantung Diri di Pondok Kebun Bukit Bebulu

Seorang pria bernama Sopiandi (50), warga Desa Pergam Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Basel ditemukan dalam keadaan tak bernyawa oleh

Sakit tak Kunjung Sembuh, Sopiandi Gantung Diri di Pondok Kebun Bukit Bebulu
IST
Korban bunuh diri Sopiandi (50) warga Desa Pergam Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Basel, ketika di indetifikasi oleh pihak Polsek Air Gegas, Jumat (10/3/2017) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Aksi bunuh diri terjadi di Bukit Bebulu, Desa Tepus Kecamatan Air Gegas Kabupaten Bangka Selatan, Jumat (10/3/2017) sekitar pukul 10.00 WIB.

Seorang pria bernama Sopiandi (50), warga Desa Pergam Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Basel ditemukan dalam keadaan tak bernyawa oleh istrinya Rositih (39) tergantung dengan posisi leher terlilit oleh tali di pondok kebun miliknya.

Sopiandi Ditemukan Gantung Diri di Pondok Kebun
Sopiandi Ditemukan Gantung Diri di Pondok Kebun (IST)

Informasi yang dihimpun bangkapos.com, sebelum ditemukan tewas tergantung di pondok kebunnya, sekitar pukul 07.00 WIB, Sopiandi diketahui melakukan aktivitas seperti biasanya yaitu pergi ke kebun dengan mengajak istrinya Rositih untuk pergi sama-sama.

Baca: Subuh Berdarah di Jalan Pulau Pelepas, Dua Tewas Ditempat, Empat Orang Dirawat di Rumah Sakit

Selanjutnya istrinya sekitar pukul 09.00 WIB, pulang ke rumah dan waktu itu Sopiandi tidak ikut, ia lebih memilih untuk Istirahat di pondok dekat kebun.

Berselang satu jam Rositih kemudian yang merasa cemas karena Sopiandi belum juga pulang kerumahnya, menyusul ke kebun dan setelah tiba di Pondok dekat Kebun ia langsung terperanjat, melihat Sopiandi sudah tidak bernyawa lagi dengan posisi leher tergantung dengan tali.

"Ia ditemukan oleh istrinya sudah tergantung dengan tali yang diikatkan di kayu di dalam pondok kebun, atas kejadian tersebut Rositih langsung meminta pertolongan kepada warga setempat dan melaporkan ke pihak kepolisian,"jelas Kapolsek Air Gegas Iptu Navi kepada Bangkapos.com, Jumat (10/3/2017).

Oleh pihak Polsek Airgegas, korban sendiri sudah dibawa ke RSUD Basel untuk divisum dan memintai keterangan beberapa saksi yang melihatnya.

Dari hasil tersebut pihak polisi menyimpulkan bahwa bunuh diri yang dilakukan oleh bapak satu anak ini disebabkan karena depresi, sakitnya yang tidak kunjung membaik.

Halaman
12
Penulis: Riki Pratama
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help