Miris, ABG Meninggal Melahirkan, Kehamilan Terungkap dari Seragam Sekolah yang Sempit

Setelah ketahuan hamil, anaknya yang masih duduk di Kelas X salah satu SMA swasta di Kota Kupang itu melahirkan pada akhir November

Miris, ABG Meninggal Melahirkan, Kehamilan Terungkap dari Seragam Sekolah yang Sempit
net
ilustrasi korban pelecehan

BANGKAPOS.COM, KUPANG - Keluarga almarhum RWK (15), korban persetubuhan anak di bawah umur meminta agar aparat penegak hukum untuk menghukum pelaku seberat-beratnya sesuai dengan perbuatannya.

Kasus persetubuhan anak di bawah umur ini sedang dalam proses hukum di Pengadilan Negeri (PN) Kupang.

Orang tua RWK, Keluanan P.E Koamesah menyampaikan hal ini kepada Pos Kupang, Selasa (7/3/2017).

Baca: Gadis ABG Digilir Tiga Teman Prianya Usai Pesta Miras Campur Minuman Energi

Menurut Keluanan, anaknya RWK (15) sebagai korban persetubuhan anak di bawah umur sampai menyebabkan kehamilan.

Setelah ketahuan hamil, anaknya yang masih duduk di Kelas X salah satu SMA swasta di Kota Kupang itu melahirkan pada akhir November 2016 lalu.

Baca: Cara Alami Mengencangkan Payudara, Kocok Putih Telur Oleskan di Bagian Ini

"Pada Desember 2016 anak kami meninggal. Kami berharap pelaku bisa dihukum sesuai dengan perbuatannya," kata Keluanan.

Dijelaskan, iklwal tercium anaknya hamil itu, saat mereka melihat ada perubahan fisik anak karena tiba-tiba  seragam sekolah sudah sesak.

Baca: Kisah Tedy Sopir Taksi Online, Cewek Seksi Udah Buka Baju, Diajak ke Hotel Bilang: Oke Siap Bu

Halaman
12
Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved