Astaga! Pria Ini Puaskan Nafsunya ke Alat Bantu Seks Kalau Nggak Ada Bocah Buat Dicabuli

tersangka itu kerap menggunakan alat bantu seks ketika tak ada tempat untuk melampiaskan berahinya.

Astaga! Pria Ini Puaskan Nafsunya ke Alat Bantu Seks Kalau Nggak Ada Bocah Buat Dicabuli
TRIBUN BATAM/EKO SETIAWAN
Pelaku pencabulan, M Karim (38), digelandang di Polsek Bengkong, Kota Batam, Senin (13/3/2017). Dari tangan pelaku polisi menyita alat bantu seks. 

Laporan Tribun Batam, Eko Setiawan.

BANGKAPOS.COM, BATAM - Di lokasi M Karim (38) mencabuli seorang anak di bawah umur, personel Polsek Bengkong menemukan seks'>alat bantu seks.

Kepada korban Karim pernah memperlihatkan seks'>alat bantu seks tersebut kepada korbanya. Dari tangan Karim polisi menyita alat bantu sex sebagai barang bukti.

Baca: Ustaz Al Habsyi Disebut Kawin Diam-diam, Cerai Terpaksa Lalu Balik Lagi Digugat Aisyah

Kanit Reskrim Polsek Bengkong Iptu Tigor Dabariba menjelaskan penyidik mengetahui hal tersebut dari keterangan korban dan dibenarkan pelaku.

Baca: WOOOW! Ariel Tatum Makin Menggoda, Fotonya Pamer Belahan Dadanya Ini Bikin Woow

Tigor menambahkan, pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka itu kerap menggunakan seks'>alat bantu seks ketika tak ada tempat untuk melampiaskan berahinya.

"Korban bilang dia pernah dikasih tunjuk alat itu, dari sana kita tahu dan kemudian langsung menanyakan kepada pelaku, dia bilang alat itu untuk pribadi saja," sebut Tigor, Senin (13/3/2017).

Baca: Baru Dua Kali Sidang Bos, Minyak asal Belinyu Ini sudah Sakit-Sakitan

Tengah pekan ini penyidik akan menghadirkan dokter jiwa untuk memeriksa kejiwaan tersangka untuk mengetahui apakah pelaku memiliki kelainan seks atau tidak.

Karim ditemui di Polsek Bengkong membantah telah mencabuli korban. Selama ini iya sangat sayang dengan anak kecil, namun tidak pernah mencabulinya.

Baca: Grebek Pasangan Mesum, Satpam Ini Malah Jadi Tersangka, Ternyata Salahnya Ini

"Saya hanya suka anak kecil, makanya saya sayang sama dia dan saya kasih uang untuk mereka jajan, itu saja. Kalau saya sodomi dia itu tidaklah benar," Karim menegaskan.

Menurut penyidik, berdasar sejumlah barang bukti, pelaku seorang predator anak.

"Kan sudah jelas dari hasil visum semuanya sudah ada, tinggal pembuktianya saja. Terserah pelaku mau bohong, itu adalah hak mereka," ucap Tigor.

Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved