Hasil Pemeriksaan BPOM, Permen Dot Negatif Narkoba

Sample permen berbentuk dot atau yang biasa disebut permen keras candy ini diambil dari distributor yang berlokasi di Jalan Bahagia

Hasil Pemeriksaan BPOM, Permen Dot Negatif Narkoba
Instagram/Facebook
Permen yang diduga mengandung narkoba. 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ardhina Trisila Sakti

BANGKAPOS.COM, BANGKA--- Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Pangkalpinang, Rosi Hartati mengungkapkan hasil uji terhadap permen bermerk Penguin Brand negatif mengandung bahan aktif narkotika.

Sample permen berbentuk dot atau yang biasa disebut permen keras candy ini diambil dari distributor yang berlokasi di Jalan Bahagia Kota Pangkalpinang.

“Tanggal 8 Maret 2017 kami ambil sampling, per hari ini hasil ujinya keluar dan negatif mengandung bahan aktif narkotika” ujar Rosi Hartati saat ditemui Bangka Pos, Senin (13/3)

Ia menuturkan instruksi untuk menguji coba bahan yang terkandung di permen Penguin Brand ini merupakan instruksi BPOM Pusat setelah terdapat laporan kecurigaan di Surabaya.

Setelah BPOM Pangkalpinang melakukan uji coba permen Penguin Brand, selanjutnya BPOM Pangkalpinang turut menguji enam merek permen yang bekerjasama dengan Polda Bangka Belitung.

Namun Rosi enggan menyebutkan nama-nama permen yang tengah diuji coba karena alasan inisiator pengawasan permen yang beredar di jajanan anak sekolah ini berasal dari Polda Bangka Belitung

“Jumat minggu lalu kita bersama Polda melakukan sampling, Kita juga turun bersama dengan Polda untuk melakukan pemetaan di mana saja produk itu beredar jadi kalau memang hasilnya positif bisa cepat ditindaklanjuti. Itu (publish) hasilnya yang berkewenangan juga Polda” ungkap Rosi

Sejak tahun 2010, BPOM fokus terhadap pangan jajanan sekolah bekerjasama dengan Dinas Pendidikan di Kabupaten/kota dan provinsi.

Rosi mengutarakan BPOM melakukan edukasi ke komunitas sekolah dan orang tua.

“Hati-hati membeli jajanan anak sekolah karena produsen kini makin kreatif dalam segi packaging produk serta warna dan rasa. Tiga hal yang jadi perhatian BPOM, produk harus bebas terkontaminasi mikro biologi, bebas cemaran fisik seperti steples dan kertas, juga cemaran kimia seperti formalin dan rodamin yang tidak boleh dicampur di bahan makanan” tutupnya.

Penulis: Ardhina Trisila Sakti
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help