BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

Pulang dari Kebun, Akim Pasrah Dihadang Perampok Bersenjata Kayu, Begini Kronologisnya

diketahui perampokan terjadi saat korban hendak pulang dari kebunnya di Dusun Bedukang Desa Deniang.

Pulang dari Kebun, Akim Pasrah Dihadang Perampok Bersenjata Kayu, Begini Kronologisnya
IST
Polisi olah TKP setelah mendengar khabar perampokan menimpa pria tua, Akho Akim (62) di Jl Dusun Kebun Dusun Bedukang Kecamatan Riausilip Bangka, Senin (13/3/2017) malam. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Begini kronologis kasus perampokan yang menimpa pria tua bernama Akho Akim (62).

Awalnya, korban dihadang seorang pria tak dikenal, saat dia baru saja meninggalkan kebunnya, malam hari. Tak lama berselang pelaku lainnya, muncul lalu membekap korban.

Penjelasan ini disampaikan oleh Kapolres Bangka AKBP Sekar Maulana diwakili Kabag Ops Kompol S.Sophian kepada Bangka Pos Group, Selasa (14/3/2017) malam.

"Kejadiannya (perampokan) pada Hari Senin, Tanggal 13 Maret 2017 sekira Pukul 19.00 WIB bertempat di Dusun Bedukang Desa Deniang Kecamatan Riausilip Kabupaten Bangka," kata Sophian memulai keterangan melalui pesan WA.

Menurutnya, tindak pidana yang dimaksud merupakan kategori pencurian dengan cara kekerasan (Curas).

Kasus itu sudah ditangani oleh Polsek Riausilip, beberapa jam setelah kejadian, Senin (13/3/2017) malam kemarin.

"Tindak pidana curas pada korban, SD alias A (Akho Akhim -red), laki-laki berusia 62 tahuan, beragama Budha, alamat Kimhin Kelurahan Sinarbaru Kecamatan Sungailiat Bangka," katanya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi di lokasi kejadian (Olah TKP) di Dusun Bedukang Desa Deniang, diduga pelaku sekitar tiga orang.

Kronologis kejadian berdasarkan versi penyelidikan polisi, diketahui perampokan terjadi saat korban hendak pulang dari kebunnya di Dusun Bedukang Desa Deniang.

"Saat itu korban menggunakan motor Supra X 125 R warna hitam silver BN 6231 JJ sekira pukul 19.00 WIB. Dalam perjalanan atau 40 meter dari kebunnya, korban tiba-tiba dihadang seorang pelaku menggengam kayu," katanya.

Saat dicegat seorang pelaku, korban menghentikan laju motornya. Namun disaat bersamaan, pelaku yang dimaksud, langsung mendekati korban, dalam kondisi masih memegang kayu.

"Awalnya korban dihadang pakai kayu oleh pelaku. Dan tiba-tiba dari arah belakang korban, muncul lagi seorang pelaku lainnya, langsung memeluk korban," kata Sophian, menyebut kronologis awal perampasan uang dan handphone menimpa korban.

Penulis: ferylaskari
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help