Indonesia Akan Dikenai Sangsi Berat Jika Penontonnya Bawa Ini di Laga Uji Coba

"Pecinta Timnas harus kita berikan edukasi, bahwa menyalakan flare berarti membiarkan Timnas terancam bermain tanpa penonton,

Indonesia Akan Dikenai Sangsi Berat Jika Penontonnya Bawa Ini di Laga Uji Coba
KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO
Pemain timnas Indonesia meluapkan kegembiraan setelah berhasil mencetak gol saat bertanding melawan Thailand pada laga final Piala AFF Suzuki Cup 2016 leg pertama di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Rabu (14/12/2016). 

Laporan Wartawan SuperBall.id, Aulli Reza Atmam

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menghimbau para penonton yang hadir di laga uji coba antara Timnas Indonesia U-22 kontra Myanmar pada Selasa (21/3/2017) untuk tidak membawa flare (suar).

Himbauan tersebut dikeluarkan untuk menghindari sanksi yang dapat dijatuhkan AFC akibat adanya flare dalam pertandingan.

Persoalan mengenai flare ini juga telah dibicarakan oleh PSSI dengan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Red Flare timnas Indonesia suporter
Red Flare timnas Indonesia suporter (SUPERBALL.ID/MOCHAMAD HARRY PRASETYA)

Hal itu dibahas oleh Direktur Media dan Hubungan Internasional PSSI Hanif Thamrin dengan Head of Disciplinary Committe AFC James Kitiching bulan lalu.

Hanif mengakui Indonesia terancam sanksi jika keberadaan flare dalam pertandingan tidak kunjung selesai.

Timnas Indonesia bahkan dapat diberi sanksi berupa bertanding tanpa penonton.

"Kita terancam sanksi lebih besar jika masalah flare ini tidak bisa kita selesaikan," ujar Hanif dalam rilis yang diterima SuperBall.id.

"Pecinta Timnas harus kita berikan edukasi, bahwa menyalakan flare berarti membiarkan Timnas terancam bermain tanpa penonton," pungkasnya.

Indonesia juga sempat dijatuhi sanksi denda oleh AFC akibat adanya flare dalam laga semifinal Piala AFF 2016 yang digelar di Stadion Pakansari.

Karena besarnya nominal denda tersebut, PSSI harus mencicilnya selama dua tahun. (*)

Editor: Hendra
Sumber: SuperBall.id
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help