Bertemu Bupati Tarmizi, Dua Orang Korea Selatan Ini Mau Beli 500 Ton Karet

Bupati Bangka H Tarmizi Saat menerima kunjungan pengusaha dari Korea Selatan Mr Jeong Moon Gyu dan Mr Shon June Young

Bertemu Bupati Tarmizi, Dua Orang Korea Selatan Ini Mau Beli 500 Ton Karet
Bangkapos.com/Nurhayati
Bupati Bangka H Tarmizi Saat ketika menunjukan peta Kabupaten Bangka kepada pengusaha dari Korea Selatan Mr Jeong Moon Gyu dan Mr Shon June Yong didampingi mantan Kepala Bappeda Babel Hery ketika penjajakan pembelian karet di Ruang Kerja Bupati Bangka, Sabtu (18/3/2017). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Bupati Bangka H Tarmizi Saat menerima kunjungan pengusaha dari Korea Selatan Mr Jeong Moon Gyu dan Mr Shon June Young, yang dibawa oleh mantan Kepala Bappeda Babel Hery dan difasilitasi langsung oleh Sekda Babel Yan Megawandi, Sabtu (18/3/2017) di ruang kerja Bupati Bangka.

Kedatangan dua pengusaha dari Korea ini untuk menjajaki pembelian karet langsung dari para petani di Kabupaten Bangka.

"Kami bersama Mr Jeong ini ingin mencari karet apakah bisa dibeli tapi kemudian kami melihat apakah ada kemungkinan juga kalau kondusif situasi ekonominya mungkin bisa dibawa ke industri hilirnya untuk tahap berikutnya," jelas Hery kepada bangkapos.com.

Mr Jeong bersama rekannya yang juga memiliki perusahaan di Indonesia ini sudah menjajaki untuk pembelian karet ke Lampung, dan beberapa daerah di Sumatera. Namun Pengusaha Korea ini masih mencari yang terbaik.

"Sebetulnya kami juga bawa ke sini, karena cinta kepada Bangka Belitung," ungkap Hery yang dulu pernah menjabat sebagai Kepala Bappeda Babel ini.

Untuk tahap pertama ini, rencananya pihak pengusaha Korea tersebut akan membeli sebanyak 500 ton karet. Namun jika kualitas, produksi dan harganya bagus maka pembelian akan meningkat sekitar 1.000 ton.

Oleh karena itu Hery, menganjurkan kepada para petani karet agar menggunakan asam semut untuk memproduksi balok karet.

"Kalau pakai tawas mungkin nggak diterima karena pengumpalannya jadi buruk, kalau kotoran-kotoran relatif lebih bersihlah untuk Bangka ini," jelas Hery.

Sedangkan untuk di Lampung harga karet berkisar Rp 5.000 hingga Rp 12.000 perkilogram tergantung kualitasnya. Sedangkan di Kabupaten Bangka ia belum tahu harga karet per kilogramnya. "Kalau kualitasnya bagus kenapa tidak," kata Hery.

Mengenai pembuatan pabrik industri karet, ia belum bisa memastikan karena karena tergantung pembicaraan Mr Jeong dan Mr Shon ke pihak perusahaan mereka di Korea.

"Kita tetap berusaha beli dulu karena itukan bukan keputusan saya. Saya hanya mengantarkan mereka. Dia akan pulang ke quaternya kalau ada keputusan untuk pengembangan industri hilirnya mungkin kesana tapi kalau diputuskan untuk beli saja, kita akan membahas surat dari pak bupati. Bupati sangat agresif, saya senang sekali, luar biasa," puji Hery melihat antusias Bupati Bangka H Tarmizi Saat terkait penjajakan kerjasama pembelian karet petani di Kabupaten Bangka.

Pada kesempatan ini Mr Jeong dan Mr Shon bersama Hery didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Kemas Arfani Rahman dan Kepala Dinas Pangan Kabupaten Bangka Suhodo meninjau kebun karet milik Bupati Bangka H Tarmizi Saat di Kelurahan Matras.

Penulis: nurhayati
Editor: Alza Munzi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved