BangkaPos/

Breaking News

Remaja Toboali Tewas Dibacok Saat Nonton Musik

Menurut bapak dua orang anak ini, Saputra merupakan anak yang baik tidak pernah berbuat ulah kepada sesama teman dan kedua orang tuanya.

Remaja Toboali Tewas Dibacok Saat Nonton Musik
bangkapos.com/Riki Pratama
Saharin (50) warga Jalan Sukadamai, menunjukkan foto putranya Saputra (14) semasa hidupnya, foto diambil Minggu (19/3/2017) di kediamannya. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Saharin (50), warga Jalan Sukadamai, masih terlihat sedih atas meninggal putra bungsunya Saputra (14) akibat dibacok ketika menonton musik, di Kelurahan Ketapang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, pada Sabtu (19/3/2017) malam.

Menurut bapak dua orang anak ini, Saputra merupakan anak yang baik tidak pernah berbuat ulah kepada sesama teman dan kedua orang tuanya.

Sehingga ketika ia mendengar kabar anaknya kritis pada Sabtu malam, ia dan istrinya Nur Aida (47) terkejut mendapatkan kabar dari seorang polisi yang mendatangi kediaman mereka.

"Saat itu polisi datang, kami sedang makan, aku sempat tidak percaya, karena anak kami tidak pernah mengusik orang, namun ketika polisi menunjukkan foto sambil mengatakan anak bapak sudah sekarat,"ujar Saharin kepada bangkapos.com, Minggu (19/3/2017) dikediamanya

Saharin menambahkan, awalnya Saputra tidak ada mengatakan bahwa dirinya ingin menonton hiburan musik, namun ia menyebut mau menyusul ayah dan ibunya yang sedang berada di kediaman neneknya di Teladan.

"Ketika ketemu, ibunya sempat memberikan uang Rp 12.000 untuk jajan kepada Saputra, tetapi kami tidak tahu ia menonton musik, lalu saya juga tidak ada firasaat apapun atas kejadian yang menimpa Saputra," jelasnya.

Ia menambahkan, dari kejadian itu putran Saputra mendapatkan luka tusukan di beberapa tubuhnya, seperti pada bagian punggung, kepala dan bagian badan.

Dari kejadian yang menimpa Saputra, dirinya menyarankan apabila ada warga menyelengarakan acara musik pada malam hari, baiknya jangan di lakukan pada tempat terbuka, lalu perlu adanya pengamanan yang ketat dari pihak keamanan, agar tidak terjadi lagi kejadian seperti ini.

"Pelakunya harus segera di tangkap, lalu untuk penyelenggara musik kedepanya harus ketat, mungkin bila begitu kejadian ini tidak akan terjadi,"harapnya

Dimana informasi yang didapat bangkapos.com kejadian pembacokan terjadi pada pukul 23.00 WIB di Kelurahan Ketapang, selain Saputra terdapat satu korban lainya yaitu Nanda Suprianto (20), pelajar SMK di Toboali warga Rawa Bangun yang hanya mendapatkan luka di bagian tubuhnya.

Baca berita lengkapnya di Harian Pagi Bangka Pos dan Babel News.

FOLLOW Twitter @bangkapos dan LIKE Halaman Facebook: bangkapos

Penulis: Riki Pratama
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help