Dinas Pariwisata Akui Banyak Warung Makan Belum Kantongi Izin

sejumlah usaha khususnya rumah makan dan cafe yang ada di Kota Pangkalpinang masih ada yang belum memiliki izin.

Dinas Pariwisata Akui Banyak Warung Makan Belum Kantongi Izin
bangkapos.com/dok
Ilustrasi Warung Makan 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang mengakui sejumlah usaha khususnya rumah makan dan cafe yang ada di Kota Pangkalpinang masih ada yang belum memiliki izin.

" Kalau jumlah usaha ada 777 usaha, kalau warung makan dan cafe sekitar seratusan lebih, tetapi data ini, belum pasti. Karena ada di komputer kantor. Saat ini, saya masih berada di Palembang," ujar Kepala Dinas Pariwisata, Akhmad Elvian melalui Kepala Seksi Pengembangan Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang, Marphi Irawan saat dihubungi bangkapos.com melalui sambungan telepon seluler, Senin (20/03/2017).

Diakui Marphi soal perizinan pihaknya hanya bersifat rekomendasi saja yakni hanya untuk pembuatan IMB maupun SIGnya saja, sedangkan kajian lingkungan hidup apakah itu UKL atau UPL bukan mereka yang melakukan.

"Kalau soal kajian lingkungan hidupnya kami tidak tahu pasti. Biasanya pihak dinkes atau dinas lingkungan hidup dan memang seharusnya dinas terkait harus jemput bola," ucapnya seraya meminta harian ini, kembali ke dinas pariwisata, besok, Selasa (21/03/2017) untuk melihat data komplit soal izin dari tempat usaha berupa warung makan dan restoran.

Diakui Marphi setahunya memang ada warung makan yang sama sekali belum ada izinnya, biasanya yang tidak ada izin mereka yang sifatnya tidak permanen.

" Misalnya seperti warubg pecel lele dan sebagainya. Yang sifatnya tidak permanen biasanya memang tidak ada izinnya," ucapnya.

Penulis: zulkodri
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help