Kini Mudik Tak Perlu Bawa Motor, Antarkan Saja Pakai Cargo Gratis via Motis

Sejak dibukannya pendaftaran Motis pada 14 Februari diwilayah Jabodetabek sudah terdaftar 4598 pendaftar.

Kini Mudik Tak Perlu Bawa Motor, Antarkan Saja Pakai Cargo Gratis via Motis
TRIBUN LAMPUNG/Dedi Sutomo
Pemudik sepeda motor saat meninggalkan kapal roro di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Minggu (3/7/2016). 

BANGKAPOS.COM, BOGOR - Tingginya angka kecelakaan pemudik yang menggunakan sepeda motor membuat pemerintah harus segera mencari solusinya.

Salah satunya, dengan melakukan program Mudik Motor Gratis (Motis).

Program dari Kementerian Perhubungan dan bekerja sama dengan perusahaan jasa Ekspedisi ini dilakukan dengan cara memberikan fasilitas mengantar sepeda motor secara gratis ke daerah tujuan pemudik.

Untuk tahun ini, para peserta Motis yang mendaftar di Pos Motis Stasiun Bogor bisa menitipkan motornya langsung di Stasiun Bogor.

"Kalau dulu kan motor daftarnya disini (Posko Stasiun Bogor) tapi penyerahan motornya di Jakarta, tapi kalau sekarang daftar disini, nanti motornya juga bisa diserahkan disini satu hari sebelum pemberangkatan," ujar Pengawas Program Mudik, Posko Bogor, Abadi Dwi P S, Minggu (19/3/2017).

Ia pun mengungkapkan, ada beberapa keuntungan yang bisa didapatkan peserta Motis saat menggunakan program motis bagi pemudik.

Di antaranya adalah irit bensin dan tenaga.

"Dengan motis ini pemudik tinggal menitipkan motornya hingga sampai tempat tujuan, irit BBM, terhindar dari polusi udara dan debu, mengurangi polusi juga, biaa santai karena tidak mengendarai motor jarak jauh, mengurangi angka kecelakaan, meminimalisir pelanggaran lalintas, motor aman dan terjaga karena sebelum dikirim motor di packing," jelasnya.

Abadi mengatakan sejak dibukannya pendaftaran Motis pada 14 Februari diwilayah Jabodetabek sudah terdaftar 4598 pendaftar.

Untuk di Bogor pos angkutan motor gratis berada di Halaman Depan Stasiun Bogor.

"Kalau di Bogor termasuk yang animonya rendah, dalam sehari mungkin hanya lima yang datar, karena mungkin belum tau, atau memamg sedikit yang mudiknya," ujarnya.

Abadi menjelaskan bahwa Motis ini merupakan program yang bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan dan Perusahaan Jasa Ekspedisi untuk mengantisipasi serta meminimalisir angka kecelakaan pada kedaraan bermotor saat mudik lebaran.

Namun ada beberapa persyatatak yang harus diikuti oleh peserta Motis jika ingin menggunakan jasa angkutan motor gratis.

"Bagi yang ingin mendatar Motis ini da bebebrapa perayaratan yang harus diturti diantaranya kendaraan harus roda dua, bensin harus dikosongan, kaca spion dilepas, surat-surat harus aktif seperti Surat Ijin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomer Kendaraan (STNK) dilampirkan beserta Kartu Keluarga (KK), dan fotocopy bukti tiket transportasi umum seperti bus, pesawat atau travel yang digunakan untuk mudik," ujarnya mengakhiri.

(TribunBogor/Lingga Arvian Nugroho)

Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help